Dihujat Atas Eksekusi Duo Bali Nine, Polisi Australia Bela Diri

Senin, 04 Mei 2015 - 11:16 WIB
Dihujat Atas Eksekusi...
Dihujat Atas Eksekusi Duo Bali Nine, Polisi Australia Bela Diri
A A A
CANBERRA - Polisi Federal Australia (AFP) pada Senin (4/5/2015) membela diri setelah disalahkan dan dihujat pejabat dan publik Australia atas eksekusi duo Bali Nine oleh regu tembak Indonesia. AFP disalahkan karena tidak menangkap duo Bali Nine ketika masih berada di Australia dan akhirnya ditangkap polisi Indonesia.

Komisaris Polisi Federal Australia, Andrew Colvin, mengatakan petugas saat itu masih menyelidiki dan belum memiliki bukti bahwa duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran ketika masih berada di Australia. AFP, lanjut Colvin, lantas meminta polisi Indonesia memantau sindikat Bali Nine itu.

Menurut Colvin, AFP kala itu masih dalam tahap pelacakan jaringan penyelundup heroin. ”Keputusan seperti ini tidak bisa dianggap enteng,” kata Colvin kepada wartawan di Canberra. ”Keputusan terhadap mereka menyakitkan,” katanya lagi, seperti dilansir Reuters.

”Kami tidak bisa meminta maaf untuk peran kita dalam mencoba untuk menghentikan impor narkoba,” imbuh Colvin.

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dua gembong narkoba Bali Nine Australia ditangkap polisi Indonesia pada tahun 2005 di Bali ketika mencoba menyelundupkan 8 kg heroin ke Australia. Mereka dieksekusi bersama beberapa gembong narkoba lain pada pekan lalu.

”Jika harus ada pesan dari eksekusi ini yang kita lihat minggu lalu, saya sangat berharap bahwa itu adalah terselamatkannya kehidupan anak-anak muda lainnya. Orang-orang akan berpikir dua kali sebelum mereka berpartisipasi dalam kejahatan berat di luar negeri,” ujar Colvin.
(mas)
Berita Terkait
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Setelah Mary Jane, Indonesia...
Setelah Mary Jane, Indonesia Bakal Bebaskan 5 Gembong Narkoba Bali Nine
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia, Canberra Marah
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Terbukti Miliki Sabu...
Terbukti Miliki Sabu 13 Kg dan 2.200 Pil Ekstasi, Terdakwa Niko Rafhika Dituntut Pidana Mati
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
1 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
5 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
8 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
9 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved