Terjunkan Helikopter, Pencarian Tiga WNI di Everest Dimulai
Minggu, 03 Mei 2015 - 14:01 WIB
Terjunkan Helikopter, Pencarian Tiga WNI di Everest Dimulai
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI-BHI), dalam rilisnya yang diterima SIndonews pada Minggu (3/5/2015) menyatakan, saat ini tim evakuasi Indonesia di Nepal sudah mulai melakukan pencarian terhadap tiga WNI asal Bandung.
Ketiga WNI, yang hendak mendaki everest ini hilang kontak semenjak gempa dahsyat mengguncang Nepal pada pekan lalu. Ketiganya berasal dari satu klub yang sama, yakni Taruna Hiking Club (THC) Bandung.
"Tim evakuasi udara pagi ini mulai melakukan pencarian tiga WNI, yaitu Jeroen Hehuwat, Kadek Andana dan Alma Parahita, bunyi rilis tersebut.
"Pencarian yang dipimpin oleh Kolonel (pnb) Indan Gilang tersebut semula akan dilakukan kemarin, namun terkendala oleh ketersediaan helikopter. Setelah upaya pendekatan tingkat tinggi yang dilakukan Duta Besar Iwan Wiranataatmadja, Tim berhasil mendapatkan helikopter yang dibutuhkan untuk pencarian tersebut.," sambungnya.
Pencarian ini, menurut rilis Kemlu menggunakan Helicopter jenis AS350 Be milik Shree Airlines, dan akan melakukan pencarian antara dua hingga empat jam. Pencarian akan difokuskan di wilayah Langtang, yang berdasarkan analisis terhadap sejumlah informasi dan data kemungkinan merupakan lokasi terakhir ketiga WNI.
"Sebelum dilakukannya pencarian, Tim telah berkomunikasi dengan keluarga ketiga WNI di Bandung untuk menyampaikan rencana pencarian tersebut. Hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung.Ikut serta dalam penerbangan tersebut Ketua Tm pencarian udara, anggota Tim evakuasi Kemlu, anggota Paskhas TNI AU dan wakil dari THC," tambahnya.
Ketiga WNI, yang hendak mendaki everest ini hilang kontak semenjak gempa dahsyat mengguncang Nepal pada pekan lalu. Ketiganya berasal dari satu klub yang sama, yakni Taruna Hiking Club (THC) Bandung.
"Tim evakuasi udara pagi ini mulai melakukan pencarian tiga WNI, yaitu Jeroen Hehuwat, Kadek Andana dan Alma Parahita, bunyi rilis tersebut.
"Pencarian yang dipimpin oleh Kolonel (pnb) Indan Gilang tersebut semula akan dilakukan kemarin, namun terkendala oleh ketersediaan helikopter. Setelah upaya pendekatan tingkat tinggi yang dilakukan Duta Besar Iwan Wiranataatmadja, Tim berhasil mendapatkan helikopter yang dibutuhkan untuk pencarian tersebut.," sambungnya.
Pencarian ini, menurut rilis Kemlu menggunakan Helicopter jenis AS350 Be milik Shree Airlines, dan akan melakukan pencarian antara dua hingga empat jam. Pencarian akan difokuskan di wilayah Langtang, yang berdasarkan analisis terhadap sejumlah informasi dan data kemungkinan merupakan lokasi terakhir ketiga WNI.
"Sebelum dilakukannya pencarian, Tim telah berkomunikasi dengan keluarga ketiga WNI di Bandung untuk menyampaikan rencana pencarian tersebut. Hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung.Ikut serta dalam penerbangan tersebut Ketua Tm pencarian udara, anggota Tim evakuasi Kemlu, anggota Paskhas TNI AU dan wakil dari THC," tambahnya.
(esn)