Tegang dengan China, Filipina dan AS Akan Latihan Perang

Sabtu, 18 April 2015 - 12:41 WIB
Tegang dengan China,...
Tegang dengan China, Filipina dan AS Akan Latihan Perang
A A A
MANILA - Ribuan tentara Amerika Serikat (AS) dan Filipina pada Senin (20/4/2015) akan memulai latihan perang. Latihan itu digelar di saat Filipina terlibat ketegangan dengan China terkait sengketa Laut China Selatan.

Latihan perang tahunan ini akan digelar 10 hari latihan di Filipina. Namun yang berbeda adalah, kali ini Filipina dan AS melipatgandakan jumlah tentara yang terlibat dalam latihan perang.

Filipina sedang mencari dukungan militer dan diplomatik pada AS untuk menangkis ancaman China yang telah menegaskan kedaulatannya atas kawasan Laut China Selatan yang disengketakan.

Presiden Filipina, Benigno Aquino, berdalih latihan perang itu untuk memberikan pengaruh jera pada setiap lembaga, baik itu negara atau kelompok radikal Islam. Namun, Aquino mengklaim latihan perang gabungan tersebut tidak ditujukan kepada China.

Menteri Luar Negeri Filipina, Albert del Rosario, mengatakan bahwa Filipina berencana untuk meminta bantuan Washington untuk meredam tekanan China.

”Kami, pada saat ini, mencari dukungan tambahan dari AS, agar mampu mengambil posisi yang lebih kuat, dalam mempertahankan posisi kami, yaitu untuk menegakkan supremasi hukum,” ujar Rosario kepada media lokal, ANC, Sabtu (18/4/2015).

Beijing telah mengklaim kedaulatan atas sebagian besar kawasan Laut China Selatan, berdasarkan peta kuno yang diterbitkan tahun 1940-an. Tapi, Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei dan Taiwan menentangnya karena juga mengklaim kawasan itu.
(mas)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved