Iran Sebut Perjanjian Nuklir Tak Ubah Hubungan dengan AS
Jum'at, 03 April 2015 - 11:49 WIB
Iran Sebut Perjanjian Nuklir Tak Ubah Hubungan dengan AS
A
A
A
LAUSSANE - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan, kesepakatan nuklir tidak mempengaruhi hubungan antara negaranya dengan Amerika Serikat (AS). Menurut Zarif, terlalu banyak perbedaan yang menjadi jurang pemisah antara kedua belah pihak.
Hubungan antara AS dan Iran memang layaknya dua kutub magnet yang tidak akan pernah bersatu. Iran dan AS, lanjut Zarif, memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai beberapa isu di dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah.
"Hubungan Iran dan AS tidak ada hubungannya dengan hal ini, yang merupakan upaya untuk menyelesaikan masalah nuklir. Kami memiliki perbedaan serius dengan AS," ucap Zarif tidak lama setelah kesepakatan nuklir tercapai, seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (3/4/2015).
Meski berseteru, Zarif juga mengharapkan adanya sedikit perubahan dalam hubungan kedua belah pihak. "Kami telah membangun sikap saling tidak percaya di masa lalu. Jadi, apa yang saya harapkan adalah bahwa melalui penerapan berani ini ada beberapa hal yang bisa diperbaiki," ucapnya.
"Tapi sekali lagi, untuk saat ini hanya sampai negoisasi, yang lainnya kita hanya bisa menunggu dan melihat," tambahnya.
Hubungan antara AS dan Iran memang layaknya dua kutub magnet yang tidak akan pernah bersatu. Iran dan AS, lanjut Zarif, memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai beberapa isu di dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah.
"Hubungan Iran dan AS tidak ada hubungannya dengan hal ini, yang merupakan upaya untuk menyelesaikan masalah nuklir. Kami memiliki perbedaan serius dengan AS," ucap Zarif tidak lama setelah kesepakatan nuklir tercapai, seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (3/4/2015).
Meski berseteru, Zarif juga mengharapkan adanya sedikit perubahan dalam hubungan kedua belah pihak. "Kami telah membangun sikap saling tidak percaya di masa lalu. Jadi, apa yang saya harapkan adalah bahwa melalui penerapan berani ini ada beberapa hal yang bisa diperbaiki," ucapnya.
"Tapi sekali lagi, untuk saat ini hanya sampai negoisasi, yang lainnya kita hanya bisa menunggu dan melihat," tambahnya.
(esn)