Yaman Minta Saudi Cs Luncurkan Perang Darat

Selasa, 31 Maret 2015 - 18:25 WIB
Yaman Minta Saudi Cs...
Yaman Minta Saudi Cs Luncurkan Perang Darat
A A A
RIYADH - Pemerintah Yaman yang kewalahan menghadapi milisi oposisi Houthi minta Arab Saudi dan koalisi Teluk segera meluncurkan perang darat. Saudi dan koalisi Teluk dalam enam hari ini sudah melucurkan serangan udara di Yaman untuk memerangi milisi Houthi.

Permintaan agar Saudi segera meluncurkan perang darat itu disampaikan Menteri Luar Negeri Yaman Riad Yasin, Selasa (31/3/2015). Semula Yasin ditanya penyiar stasiun televisi al-Arabiya, apakah dia menginginkan koalisi Teluk untuk melakukan serangan darat.

Yasin pun menjawab; "Ya, kami meminta untuk itu, dan sesegera mungkin. Itu untuk menghemat (kerusakan) infrastruktur dan menyelamatkan Yaman.”

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi mengklaim tidak menganjurkan perang di Yaman. Tapi, negara itu menyatakan siap perang jika kondisi terpaksa. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal, menegaskan, bahwa pasukan loyalis mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, dan milisi Houthi yang didukung Iran adalah kelompok yang merusak Yaman.

”Kami tidak menganjurkan perang, tapi kami siap untuk itu,” kata Faisal, dalam pidato di acara pertemuan mingguan Dewan Syura di Ibu Kota Riyadh, seperti dilansir Reuters. (Baca: Klaim Tak Anjurkan, tapi Saudi Nyatakan Siap Perang)

”Operasi militer ‘decisive storm’ akan terus dilakukan untuk mempertahankan (pemerintah) sah di Yaman,” ujarnya, menegaskan bahwa agresi Saudi dan koalisi Teluk belum berhenti sampai Yaman stabil.

Arab Saudi dan koalisi Teluk telah meluncurkan agresi militer terhadap milisi oposisi Houthi. Agresi itu untuk memenuhi permintaan Presiden Yaman, Abed Rabbo Mansour Hadi yang meninggalkan Yaman setelah diserbu milisi Houthi.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
16 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved