Ekonomi Rusia Sakit, Putin Potong Gajinya Sendiri

Sabtu, 07 Maret 2015 - 12:52 WIB
Ekonomi Rusia Sakit,...
Ekonomi Rusia Sakit, Putin Potong Gajinya Sendiri
A A A
MOSKOW - Kondisi ekonomi Rusia yang sedang “sakit” membuat Presiden Vladimir Putin memerintahkan agar gajinya dipotong. Perintah Putin itu juga berlaku untuk semua pejabat Rusia.

Besarnya potongan gaji yang diperintahkan Pesiden Putin adalah 10 persen. Ekonomi Rusia terpuruk setelah harga minyak dunia anjlok dan diperparah dengan penjatuhan sanksi ekonomi dari negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS).

Presiden Putin telah menguasai Rusia sejak 2009 hingga sekarang. Dia semula menjabat sebagai perdana menteri dan kini menjadi presiden. Aturan pemotongan gaji 10 persen itu telah menjadi undang-undang yang ditandatangani oleh Putin pada hari Jumat kemarin (6/3/2015).

”Mulai dari tanggal 1 Maret dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2015, gaji bulanan Presiden Federasi Rusia (Putin), Kepala Pemerintah Federasi Rusia (Perdana Menteri Dmitry Medvedev), serta bonus triwulan dipotong 10 persen,” bunyi situs resmi Kremlin, seperti dilansir Fox News.

Juru bicara Putin, Dmitry Peskov, kepada wartawan mengatakan, Putin menyampaikan kabar tersebut dalam pertemuan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia hari Jumat.

Awal pekan ini, juru bicara Duma Negara Rusia Sergey Naryshkin, mengatakan para anggota parlemen telah berencana untuk meminta Putin agar memberlakukan pemotongan gaji sebagai bagian dari rencana anggaran pemerintah Rusia.

Anggota parlemen Rusia digaji sekitar US$6.700 atau sekitar Rp87 juta. Sedangkan gaji rata-rata pegawai administrasi pemerintah Putin sekitar setengah dari jumlah gaji anggota parlemen.

Besarnya gaji Putin sendiri tidak ada yang tahu persis. Namun, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$200 miliar atau sekitar Rp2,6 biliun.

Bulan Desember 2014, Putin pernah ditanya wartawan soal berapa gajinya sebagai presiden Rusia. "Terus terang, saya bahkan tidak tahu gaji saya sendiri. Mereka hanya memberikannya kepada saya, dan saya menyimpannya di rekening saya,” kata Putin.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
43 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved