China: Perseteruan Rusia dan Barat Biang Kisruh Ukraina

Jum'at, 27 Februari 2015 - 15:05 WIB
China: Perseteruan Rusia...
China: Perseteruan Rusia dan Barat Biang Kisruh Ukraina
A A A
BEIJING - China memiliki pandangan tersendiri soal krisis Ukraina timur yang tak kunjung reda. Menurut China, perseteruan Rusia dan Barat yang justru membuat kisruh Ukraina.

Penilaian China soal krisis Ukraina itu disampaikan Duta Besar China untuk Belgia, Qu Xing, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua. Dia mendesak negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS) untuk meninggalkan perseteruan dengan Rusia.

“Akar penyebab krisis (Ukraina) adalah ‘permainan’ antara Rusia dan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa,” kata Qu Xing. Menurutnya, Moskow akan merasa diperlakukan tidak adil jika Barat tidak mengubah cara pendekatannya terkait krisis di Ukraina timur.

”Barat harus meninggalkan mentalitas ‘zero-sum’, dan memikirkan kekhawatiran keamanan yang nyata dengan mempertimbangkan (posisi) Rusia,” lanjut Qu Xing yang juga dilansir Moscow Times, Jumat (27/2/2015).

Meski cenderung membela Rusia, China sejak awal tidak ingin terlibat dalam kekisruhan di Ukraina. China juga telah berhati-hati untuk tidak terseret ke dalam perseteruan antara Rusia dan Barat.

Komentar Qu Xing itu bersamaan dengan adanya pembicaraan antara AS dan Eropa yang sedang membahas opsi penjatuhan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia. Menurut Qu Xing, keterlibatan Washington di Ukraina bisa menjadi gangguan dalam kebijakan luar negerinya.
(mas)
Berita Terkait
China: Tidak Ada Solusi...
China: Tidak Ada Solusi Militer untuk Krisis Ukraina
Ukraina Lirik Bantuan...
Ukraina Lirik Bantuan dari China
Xi Jinping: China Hormati...
Xi Jinping: China Hormati Tindakan Rusia dalam Krisis di Ukraina
China: Standar Ganda,...
China: Standar Ganda, Menyamakan Taiwan dengan Krisis Ukraina
Pejabat AS: China Dapat...
Pejabat AS: China Dapat Mendorong Moskow Kurangi Krisis Ukraina
Krisis Ukraina: China...
Krisis Ukraina: China Wanti-wanti AS Atas Kebuntuan dengan Rusia
Berita Terkini
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
1 jam yang lalu
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
2 jam yang lalu
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
3 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kini Lebih...
4 Alasan Iran Kini Lebih Siap Hadapi Serangan AS, Sudah Memahami Musuh
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
5 jam yang lalu
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
6 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved