Serangan Tak Mereda, Ukraina Batal Tarik Mundur Pasukan

Senin, 16 Februari 2015 - 19:12 WIB
Serangan Tak Mereda,...
Serangan Tak Mereda, Ukraina Batal Tarik Mundur Pasukan
A A A
KIEV - Pemerintah Ukraina menegaskan, mereka tidak akan menarik mundur pasukan dari wilayah Ukraina timur. Pembatalan penarikan mundur pasukan ini dikarenakan kembali meningkatnya intensitas serangan yang dilakukan separatis pro-Rusia terhadap pasukan Ukraina di wilayah tersebut.

Sejatinya, Ukraina harus menarik mundur pasukan dari wilayah Debaltseve 48 jam paskan gencatan senjata mulai berlaku di Ukraina timur. Perihal penarikan mundur pasukan ini tercantum dalam perjanjian Minks kedua yang baru disepakati prtengahan pekan lalu.

Juru bicara militer Ukraina, Andriy Lysenko mengatakan, saat ini kondisi di Ukraina timur belum menunjukan adanya tanda-tanda gencatan senjata. Dalam 24 jam terakhir saja, menurut Lysenko, separatis sudah melakukan ratusan serangan ke wilayah-wilayah yang dikuasai pemerintah.

"Kami memiliki kewajiban untuk menarik mundur pasukan dan alat-alat militer dari Ukraina timur sesuai perjanjian Minsk, jika gencatan sejata berlangsung. Namun, 112 serangan yang sudah berlangsung sejauh ini tidak menunjukan indikator adanya gencatan senjata. Oleh karena itu kami tidak akan menarik mundur pasukan kami dari Ukraina timur," ucap Lysenko.

Lysenko mengatakan, setidaknya lima orang anggota pasukan Ukraina tewas dan 25 orang lainnya menderita luka-luka akibat serangkaian serangan yang dilakukan sepratis sejak kemarin.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
8 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
9 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
10 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
11 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
12 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
13 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved