Takut Dieksekusi di Indonesia, Lindsay Surati Menlu Inggris

Senin, 02 Februari 2015 - 09:02 WIB
Takut Dieksekusi di...
Takut Dieksekusi di Indonesia, Lindsay Surati Menlu Inggris
A A A
JAKARTA - Lindsay Sandiford, 57, nenek terpidana mati asal Inggris takut jika dieksekusi di Indonesia. Wanita terpidana kasus narkoba itu menyurati Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, Philip Hammond, agar menolongnya.

Melalui surat, Lindsay meminta bantuan finansial kepada Menlu Philip agar bisa mengajukan kasasi untuk melawan eksekusi mati.

Nenek asal Cheltenham, Inggris, itu divonis mati karena menyelundupkan kokain senilai £1,6 juta dari Thailand ke Bali pada Mei 2012. Dia terancam menghadapi regu tembak Indonesia. (Baca: Bakal Dieksekusi di Indonesia, Nenek asal Inggris Ketakutan)

Kementerian Luar Negeri Inggris melalui Kedutaan Besar Inggris di Jakarta membenarkan upaya Lindsay untuk meminta bantuan pemerintah Inggris.

”Kami sangat erat mengikuti kasus Lindsay Sandiford di Indonesia. Kami siap untuk mendukung pada saat yang sulit ini, jika diminta,” bunyi pernyataan Kedutaan Besar Inggris dalam sebuah pernyataan yang disampaikan seorang juru bicara.

“Inggris sangat menentang hukuman mati dalam segala situasi tanpa kecuali. Kami telah membuat pernyataan menentang hukuman mati kepada pemerintah Indonesia, dan kami akan terus melakukannya,” lanjut pernyataan itu yang dilansir IB Times, semalam.

Lindsay mengaku bahwa dia dipaksa menjadi penyelundup narkoba demi melindungi anak-anaknya yang kala itu sedang diancam.

Dalam suratnya yang dilihat oleh BBC, Sandiford memohon agar Menlu Philip Hammond datang ke Indonesia bulan ini. Lindsay tidak memiliki dana untuk menyewa pengacara.

Lindsay sempat mengklaim bahwa dia tidak ditolong pemerintah Inggris sejak dia ditangkap aparat keamanan Indonesia di Bali. (Baca juga: Bantah Lepas Tangan, Inggris Protes Rencana Eksekusi Warganya di RI)

Namun tudingan Lindsay dibantah Kementerian Luar Negeri Inggris, yang mengaku secara konsisten telah menawarkan bantuan konsuler.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Menlu Inggris...
Kunjungan Menlu Inggris ke Indonesia
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Kelahiran Bayi Badak...
Kelahiran Bayi Badak di Kebun Binatang Chester Inggris
50 Juta Vaksin Asal...
50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia
Satu Juta Vaksin Astrazeneca...
Satu Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia
Tim Bulutangkis Indonesia...
Tim Bulutangkis Indonesia Dipastikan Pulang Lebih Cepat
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
47 menit yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
2 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
4 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
5 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
5 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved