Konstitusi Thailand akan Akui Jenis Kelamin Ketiga

Kamis, 15 Januari 2015 - 19:24 WIB
Konstitusi Thailand...
Konstitusi Thailand akan Akui Jenis Kelamin Ketiga
A A A
BANGKOK - Konstitusi Thailand yang baru dirancang untuk memasukkan kelompok lesbian, gay,biseksual dan transgeder (LGBT) sebagai jenis kelamin ketiga.

Setelah diakui, kelompok jenis kelamin ketiga itu akan mendapat perlakukan hukum yang adil.

Di Thailand, komunitas LGBT terbentuk cukup besar. Mereka menjadi motor penggerak industri hiburan di negara itu.

Semula konstitusi Thailand tidak mengakui jenis kelamin ketiga ini. Imbasnya, kaum LGBT tidak bisa mengakses pinjaman bank, asuransi kesehatan dan mengurus dokumen-dokumen resmi lain.

Namun, kini Komite Pembuat Konstitusi telah mempersiapkan konstitusi baru setelah konstitusi yang lama dibatalkan sejak Thailand mengalami kudeta militer Mei tahun lalu. Komite itu mulai bekerja minggu ini.

Juru bicara panel komite, Kamnoon Sittisamarn, mengatakan, semua jenis kelamin akan dilindungi oleh konstitusi yang baru. “Kami menempatkan kata 'jenis kelamin ketiga' dalam konstitusi, karena masyarakat Thailand telah maju,” katanya kepada Reuters, Kamis (15/1/2015).

”Tidak hanya laki-laki dan perempuan, kita perlu untuk melindungi semua jenis kelamin. Kami menganggap semua jenis kelamin sama (di mata hukum),” lanjut dia.

Panel itu nantinya akan mengirimkan draf konstitusi baru itu kepada Dewan Reformasi Nasional pada bulan April. Dewan itu resmi disetujui oleh junta militer yang berkuasa atau yang juga dikenal sebagai Dewan Nasional untuk Ketentraman dan Ketertiban.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
25 menit yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
1 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
3 jam yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
4 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
6 jam yang lalu
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved