Kalimat Mendunia Ini Kecam Sekaligus Bela Charlie Hebdo

Kamis, 08 Januari 2015 - 17:51 WIB
Kalimat Mendunia Ini...
Kalimat Mendunia Ini Kecam Sekaligus Bela Charlie Hebdo
A A A
PARIS - Usai teror berdarah yang di kantor majalah satir Charlie Hebdo di Prancis yang menewaskan 12 orang, muncul kalimat yang ramai diucapkan warga di seluruh dunia. Kalimat unik ini bermunculan di media sosial.

”Saya tidak setuju dengan apa yang Anda katakan, tetapi saya akan membela sampai mati hak Anda untuk mengatakannya,” demikian bunyi kalimat yang ramai disampaikan warga dunia untuk menyikapi teror terhadap majalah Charlie Hebdo.

Kalimat yang tersusun dari beberapa kata itu, ternyata sudah muncul sejak abad 17. Yakni dari tokoh Prancis, Voltaire. Kutipan itu dimunculkan oleh penulis biografis Voltaire, Evelyne Beatrice Hall. Kalimat itu muncul untuk merespons tentang kebijakan sensor.

Hari ini (8/1/2015) kalimat unik itu bermunculan di media sosial dalam bahasa Prancis dan Inggris. Kalimat itu pas merepons atas apa yang dialami majalah satir Prancis itu.

Seperti diketahui, atas nama kebebasan berekspresi, majalah menerbitkan kartun yang mengejek tokoh-tokoh politik dan agama di dunia.

Banyak orang sejatinya mengecam karya majalah itu yang dianggap keterlaluan. Termasuk Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, yang pada tahun 2012 mengecam pembuatan kartun Nabi Muhammad oleh majalah itu. Namun, negara di dunia termasuk Indonesia tetap tidak setuju dengan aksi kekerasan berdalih apapun.

Selain kalimat terkenal itu, di media sosial juga muncul kata-kata “Je Suis Charlie” sebagai bentuk solidaritas atas teror yang dialami majalah tersebut. Kata-kata dalam bahas Prancis itu bermakna “Saya Charlie”.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
34 menit yang lalu
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
2 jam yang lalu
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
3 jam yang lalu
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
4 jam yang lalu
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
6 jam yang lalu
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved