Kantor PM Turki Diterpa Aksi Teror
Jum'at, 02 Januari 2015 - 20:12 WIB
Kantor PM Turki Diterpa Aksi Teror
A
A
A
ISTANBUL - Kantor Perdana Menteri Turki di Istanbul dikabarkan diterpa aksi teror. Aksi ini dilakukan oleh seorang pria yang membawa beberapa senjata laras panjang dan bahan peledak, seperti granat dan bom rakitan.
Melansir Al Arabiya, Jumat (1/2/2014), pria berusia 30 tahun yang tidak disebutkan namanya ini, secara tiba-tiba melemparkan sebuah bom rakitan yang untungnya tidak meledak. Pihak kepolisian setempat bergerak cepat dan langsung mengamankan pria itu.
“Pria tersebut melakukan aksi tunggal. Dalam aksinya dia membawa dua granat, dua senjata laras panjang, dan satu senjata laras pendek,” ungkap Kepala Polisi Istanbul, Selami Altinok dalam sebuah pernyataan.
“Pria tersebut sempat melemparkan dua bom rakitan, yang untungnya bisa kami jinakan,” imbuhnya. “Saat ini pria itu sudah berhasil kami amankan, dan kami menjamin pria tersebut akan menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan tindakannya di penjara,” Altinok menambahkan.
Namun, dirinya tidak memberikan rincian apakah pada saat insiden terjadi, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu sedang berada di lokasi atau tidak. Dirinya hanya mengatakan saat ini kondisi di sekitar lokasi sudah kembali kondusif.
Melansir Al Arabiya, Jumat (1/2/2014), pria berusia 30 tahun yang tidak disebutkan namanya ini, secara tiba-tiba melemparkan sebuah bom rakitan yang untungnya tidak meledak. Pihak kepolisian setempat bergerak cepat dan langsung mengamankan pria itu.
“Pria tersebut melakukan aksi tunggal. Dalam aksinya dia membawa dua granat, dua senjata laras panjang, dan satu senjata laras pendek,” ungkap Kepala Polisi Istanbul, Selami Altinok dalam sebuah pernyataan.
“Pria tersebut sempat melemparkan dua bom rakitan, yang untungnya bisa kami jinakan,” imbuhnya. “Saat ini pria itu sudah berhasil kami amankan, dan kami menjamin pria tersebut akan menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan tindakannya di penjara,” Altinok menambahkan.
Namun, dirinya tidak memberikan rincian apakah pada saat insiden terjadi, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu sedang berada di lokasi atau tidak. Dirinya hanya mengatakan saat ini kondisi di sekitar lokasi sudah kembali kondusif.
(esn)