Amerika Bersedia Bantu Cari AirAsia yang Hilang

Senin, 29 Desember 2014 - 11:37 WIB
Amerika Bersedia Bantu...
Amerika Bersedia Bantu Cari AirAsia yang Hilang
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersedia membantu mencari pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang sejak hari Minggu kemarin. Kesediaan AS itu disampaikan Departemen Luar Negeri AS.

”Pihak berwenang di wilayah setempat sedang memimpin pencarian hilang yang pesawat. Seperti yang telah kita lalui di masa lalu, Amerika Serikat siap untuk membantu dengan cara apapun,” bunyi peryataan Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip Reuters, Senin (29/12/2014).

Departemen itu juga mengkonfirmasi, bahwa dari 155 penumpang di dalam pesawat AirAsia QZ8501, tidak ada yang berpaspor AS. (Baca: Empat Beda Lenyapnya AirAsia QZ8501 dengan Malaysia Airlines MH370)

Sebelumnya, Presiden AS, Barack Obama, yang sedang libur Natal dan Tahun Baru di Hawaii juga telah melakukan rapat terkait hilangnya pesawat AirAsia QZ8501. Pesawat itu terbang dari Surabaya menuju Kuala Lumpur pada hari Minggu, dan hilang beberapa saat usai lepas landas.

“Presiden Obama telah diberitahu mengenai insiden hilangnya pesawat Air Asia, dan saat ini sedang menunggu perkembangan lebih lanjut,” ucap juru bicara Gedung Putih, Eric Schultz. (Baca juga: Insiden Lenyapnya AirAsia QZ8501 Dianggap Mirip Air France AF447)

“Presiden diberitahu saat berlibur bersama keluarganya di Hawai,” lanjut Schult.
(mas)
Berita Terkait
Hari Perempuan Internasional,...
Hari Perempuan Internasional, AirAsia MOVE Ajak Perempuan Indonesia Berani Eksplorasi Dunia
MOVETIX Hadirkan Tiket...
MOVETIX Hadirkan Tiket Spesial ComplexCon Hong Kong 2025, Akses Eksklusif Menanti
Kelantan Day di Jakarta...
Kelantan Day di Jakarta Buka Jalur Wisata Baru Malaysia Timur
AirAsia Jadi Maskapai...
AirAsia Jadi Maskapai Pertama Layani Rute Denpasar dari Bandara Kertajati
Selain Sriwijaya Air,...
Selain Sriwijaya Air, Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan
Bangkai Pesawat Diduga...
Bangkai Pesawat Diduga Air Asia Ditemukan di Kalteng
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
54 menit yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
1 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
2 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
4 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
5 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved