Lavrov: Ukraina Bermain Api

Selasa, 23 Desember 2014 - 20:46 WIB
Lavrov: Ukraina Bermain...
Lavrov: Ukraina Bermain Api
A A A
MOSKOW - Keputusan Parlemen Ukraina untuk melepaskan diri dari status non-blok mendapat tanggapan sinis dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Dirinya menyatakan, saat ini pemerintah Ukraina tengah bermain api.

Melansir Reuters, Selasa (23/12/2014), Larov menilai apa yang dilakukan Parlemen Ukraina adalah hal yang sia-sia. Hal ini akan memperburuk, bukan hanya situasi di dalam negeri Ukraina, tapi juga memperburuk hubungan dengan Rusia.

“Keputusan Parlemen Ukraina ini adalah sesuatu yang kontraproduktif dan hal ini hanya akan meningkatan ketegangan yang ada saat ini,” ucap diplomat senior Rusia itu dalam sebuah pernyataan.

Dirinya menilai, saat ini pemerintah Ukraina sedang bermimpi. “Mereka (Ukraina) menciptakan sebuah ilusi, bahwa sangatlah mungkin dengan adanya undang-udang baru tersebut maka konflik di internal di Ukraina akan dapat terselesaikan,” Lavrov menambahkan.

Dalam sebuah sidang Parlemen yang tergolong singkat, Parlemen Ukraina memutuskan untuk lepas dari status non-blok yang sudah lama mereka pegang. Dari 380 orang anggota Parlemen Ukraina, hanya 77 orang yang menolak keputusan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
2 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
4 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
4 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
6 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
7 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
8 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved