Eks Bos Maskapai Prancis Duga MH370 Ditembak Jatuh AS

Selasa, 23 Desember 2014 - 09:17 WIB
Eks Bos Maskapai Prancis...
Eks Bos Maskapai Prancis Duga MH370 Ditembak Jatuh AS
A A A
PARIS - Seorang mantan CEO maskapai penerbangan Perancis, Marc Dugain, menduga bahwa militer Amerika Serikat (AS) telah menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH370.

Menurutnya, lokasi insiden diyakini di dekat pangkalan Diego Garcia, di Samudera Hindia. Diego Garcia sejatinya merupakan wilayah Inggris, namun digunakan untuk pangkalan militer AS.

Analisis Dugain itu muncul dalam artikel enam halaman yang diterbitkan oleh mingguan Prancis, Paris Match. Menurut Dugain, pesawat MH370 diduga ditembak jatuh militer AS karena pasukan AS khawatir pesawat itu akan melakukan sebuah serangan yang mirip serangan 11 September 2001 atau 9/11.

”Ini adalah pangkalan militer yang sangat kuat. Ini mengejutkan bahwa Amerika telah kehilangan semua jejak pesawat ini. Tanpa masuk ke teori konspirasi, kemungknan itu adalah kemungkinan AS yang menghentikan pesawat ini,” kata Dugain yang juga dilansir news.com.au, Selasa (23/12/2014).

Dugain mengatakan ada saksi di Maladewa, pulau terdekat dengan Diego Garcia yang mengaku telah melihat pesawat terbang besar di ketinggian yang sangat rendah. Pesawaat yang warnanya mirip dengan pesawat MH370 itu terbang menuju Diego Garcia.

Analisis itu bukan yang pertama kali muncul. Pada bulan Agustus lalu, media Inggris Daily Mirror melaporkan bahwa MH370 sedang menuju pulau kecil di Samudera Hindia yang diduga Diego Garcia. Namun, Kedutaan Besar AS di Kuala Lumpur telah membantah laporan itu.

Seorang juru bicara untuk Kedutaan Besar AS di Malaysia mengatakan kepada The Star, bahwa pada waktu itu "tidak ada indikasi pesawat MH370 terbang di dekat Maladewa atau Diego Garcia.”

Kembali ke analisis Dugain. Dia menulis bahwa pesawat yang hilang pada tanggal 8 Maret 2014 dengan 239 orang di dalamnya bisa saja dibajak jarak jauh dan kemudian mengarahkannya ke Diego Garcia. Menurutnya, ada penjelasan lain yang menyatakan, pesawat itu terbang secara autopilot, dan semua orang di dalamnya mengalami sesak napas.

Yang mengejutkan, saksi dari Maladewa telah ditekan. Bahkan, Dugain juga mengaku diperingatkan seorang perwira intelijen Inggris, bahwa dia akan berisiko jika mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan pesawat MH370. Inggris, kata Dugain, berkepentingan, sebab Diego Garcia merupakan pulau milik negara itu.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
19 menit yang lalu
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
52 menit yang lalu
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
1 jam yang lalu
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
2 jam yang lalu
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
3 jam yang lalu
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved