Uni Eropa Kritik Hukum Syariah di Aceh

Senin, 22 Desember 2014 - 17:19 WIB
Uni Eropa Kritik Hukum...
Uni Eropa Kritik Hukum Syariah di Aceh
A A A
JAKARTA - Para duta besar negara-negara Uni Eropa (UE) mengkritik hukum syariah yang saat ini berlaku di Aceh. Menurut mereka, penerapan hukum itu masih memiliki banyak kekurangan.

Salah satunya adalah subjek hukum tersebut. Menurut Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Georg Witschel, subjek hukum syariah di Aceh masih belum jelas.

“Kami (Duta Besar Negara anggota UE) mempertanyakan apakah hukum tersebut diterapakan hanya kepada warga Muslim di Aceh, atau kepada seluruh warga Aceh, termasuk di dalamnya warga non-Muslim,” ucap Witschel, pada Senin (22/12/2014) di Jakarta.

Witschel melanjutkan, Pemerintah Aceh sudah menjawab, bila hukuman tersebut tidak berlaku kepada warga non-Muslim. Namun, hukuman itu mungkin akan berlaku kepada warga non-Muslim pada beberapa kondisi.

“Menurut pihak Aceh, hukuman itu akan berlaku pada warga non-Muslim jika yang bersangkutan melakukan tindakan yang dalam hukum Aceh dianggap sebuah tindakan salah, namun dalam hukum Indonesia tindakan itu tidak apa-apa, seperti meminum alkohol,” katanya, mengutip penjelasan Pemerintah Aceh.

“Jadi jika saya seorang warga Jeman dan beragama Kristen minum (alkohol) bersama teman saya yang seorang Muslim, lalu ada polisi Syariah datang maka teman saya pasti ditangkap, karena itu dianggap salah. Bagaimana dengan saya? Dalam hukum Indonesia, saya bebas minum. Tapi dalam hukum Aceh itu tetap salah, hal inilah yang coba kita kritisi,” katanya.

“Masih banyak pertanyaan yang belum mendapatkan jawaban yang jelas mengenai hukum ini,” imbuh dia. Dia juga berharap, hukum syariah di Aceh tidak menjadi hukum yang diskriminatif, terutama bagi kaum wanita.
(esn)
Berita Terkait
Tampilkan Keberagaman...
Tampilkan Keberagaman Budaya, Uni Eropa Selenggarakan Festival Alun-Alun Eropa di Jakarta
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Hadapi Gugatan Nikel...
Hadapi Gugatan Nikel UE, Ini 5 Jurus Pemerintah Indonesia
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
UE Puji Langkah Indonesia...
UE Puji Langkah Indonesia Terima Pengungsi Rohingnya
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
1 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
2 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
3 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
4 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
5 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved