Dua Polisi New York Ditembak Mati, Obama Murka
Minggu, 21 Desember 2014 - 20:13 WIB
Dua Polisi New York Ditembak Mati, Obama Murka
A
A
A
WASHINGTON - Aksi penembakan yang dilakukan Ismaaiyl Brinsley, pemuda kulit hitam berusia 28 tahun yang menewaskan dua polisi New York, mendapat kecaman keras dari Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.
“Saya mengutuk aksi penembakan yang menewaskan dua orang petugas kepolisian New York, semalam,” ucap Obama dalam sebuah pernyataan. Melansir Jpost, Minggu (21/12/2014), Obama menyatakan, kedua polisi tersebut tidak pantas diperlakukan sekejam itu.
“Kita seharusnya menghormati dan mengucapkan terima kasih atas banyak hal yang telah mereka (polisi) lalukan setiap harinya,” Obama menambahkan.
Kedua polisi tersebut ditembak saat sedang duduk di dalam mobil patrolo mereka, dan langsung tewas ditempat. Sang penyerang, Brinsley menembak kedua petugas tersebut tepat di kepala mereka, sebelum akhirnya melakukan aksi bunuh diri.
Kepala polisi New York, Komisaris Polisi Bill Bratton mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif penyerangan. Namun, dirinya menegaskan tidak ada indikasi serangan yang dilakukan Brinsley terkait dengan aksi terorisme.
“Saya mengutuk aksi penembakan yang menewaskan dua orang petugas kepolisian New York, semalam,” ucap Obama dalam sebuah pernyataan. Melansir Jpost, Minggu (21/12/2014), Obama menyatakan, kedua polisi tersebut tidak pantas diperlakukan sekejam itu.
“Kita seharusnya menghormati dan mengucapkan terima kasih atas banyak hal yang telah mereka (polisi) lalukan setiap harinya,” Obama menambahkan.
Kedua polisi tersebut ditembak saat sedang duduk di dalam mobil patrolo mereka, dan langsung tewas ditempat. Sang penyerang, Brinsley menembak kedua petugas tersebut tepat di kepala mereka, sebelum akhirnya melakukan aksi bunuh diri.
Kepala polisi New York, Komisaris Polisi Bill Bratton mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif penyerangan. Namun, dirinya menegaskan tidak ada indikasi serangan yang dilakukan Brinsley terkait dengan aksi terorisme.
(esn)