UE Akan Hapus Hamas dari Daftar Teroris

Rabu, 17 Desember 2014 - 17:27 WIB
UE Akan Hapus Hamas...
UE Akan Hapus Hamas dari Daftar Teroris
A A A
BRUSSELS - Pengadilan tertinggi kedua Uni Eropa (UE) dikabarkan akan telah menolak pengajuan untuk memperpanjang status Hamas sebagai salah satu kelompok teror. UE memasukan Hamas ke dalam daftar kelompok teror pada tahun 2011 lalu.

Melansir Reuters, Rabu (17/12/2014), keputusan ini membuat perdebatan di tubuh UE, di mana beberapa pihak dikabarkan akan mengajukan banding terkait hal ini. Pengadilan UE memberikan waktu tiga bulan kepada pihak yang ingin mengajukan banding.

Bila dalam jangka waktu tersebut tidak ada banding, maka pengadilan itu akan menghapus Hamas dari daftar teroris mereka. Dengan kata lain maka nama Hamas di Eropa akan kembali bersih dari segala macam tuduhan tindakan teror.

“Status Hamas sebagai teroris terus menjadi perdebatan karena status tersebut diberikan pada Hamas bukan atas tindakan atau tindakan kelompok tersebut, melainkan karena banyaknya tuduhan yang dilemparkan media terhadap kelompok itu,” ungkap pengadilan tinggi UE.

Namun, pengadilan tersebut menyatakan bahwa sebelum ada keputusan resmi, maka beberapa kebijakan pencegahan terhadap Hamas masih akan berlaku seperti pembekuan aset. Langkah ini sendiri muncul di tengah semakin kuatnya dukungan dari negara Eropa terhadap kemerdekaan Palestina.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
53 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved