Demonstrasi Anti-Islam Merebak, Jerman Genting

Selasa, 16 Desember 2014 - 18:48 WIB
Demonstrasi Anti-Islam...
Demonstrasi Anti-Islam Merebak, Jerman Genting
A A A
BERLIN - Demonstrasi anti-Islam yang dlilakukan kelompok patriot Eropa atau PEGIDA masih terus berlangsung dan bahkan semakin besar, walaupun Kanselir Jerman Angela Merkel mengutuk hal tersebut. Hal ini membuat kondisi di Jerman, khusunya di Timur negara tersebut genting.

Melansir Channel News Asia, Selasa (16/12/2014), demonstrasi ini dilakukan karena PEGIDA mengklaim sedang ada proses Islamisasi di Jerman, dengan terus masuknya imigram Muslim dari Timur Tengah ke wilayah mereka.

“Kami tidak ingin dibanjiiri oleh para imigran yang mencari suaka. Kami tidak ingin adanya Islamisasi di negara kami. Kami ingin negara kami terus bergerak sesuai dengan nilai-nilai yang kami miliki,” ucap salah seorang peserta demonstrasi, Michael Stuerzenberger.

Stuerzenberger, mempertanyakan apakah yang mereka lalukan salah dengan mencoba memperjuangan nilai-nilai asli Jerman. “Apakah salah menjadi seorang patriot? Apa yang mengerikan dari hal tersebut?” tanya Stuerzenberger.

Sementara itu, Menteri Kehakiman Jerman Heiko Maas mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh PEGIDA adalah yang menjijikan. “Hasutan-hasutan yang mengecam dan memprotes keberadaan imigran dan pengungsi di negara kami adalah tren yang menjijikan,” ucap Maas.

Kecaman senada disampaikan Pemimpin Dewan Pusat Muslim di Jerman, Aiman Mazyek, yang menyatakan apa yang dilakukan PEGIDA seperti mendeskreditkan Islam dan imigran. Menurutnya, gerakan PEGIDA sedang mencoba memecah Jerman, dengan menyebarkan paham Imigran Muslim adalah kelompok yang tidak baik, dan warga asli Jerman adalah kelompok yang baik.
(esn)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
47 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved