Veteran AS Tembak Mati 6 Orang dari Jarak Dekat

Selasa, 16 Desember 2014 - 11:07 WIB
Veteran AS Tembak Mati...
Veteran AS Tembak Mati 6 Orang dari Jarak Dekat
A A A
PENNSYLVANIA - Seorang veteran tentara Amerika Serikat (AS) yang pernah beperang di Irak diburu, setelah diduga menembak mati enam orang di Pennsylvania. Enam korban ditembak dari jarak dekat.

Penembakan terjadi pada Senin dini hari waktu AS. Penembakan pertama dilaporkan terjadi pada pukul 03.55 di Lower Salford Township, sebelah barat laut Philadelphia. Polisi menemukan seorang wanita tewas dengan luka tembak. Ada dua luka tembak di tubuh korban.

Setengah jam kemudian, pada pukul 04.25, polisi menerima laporan adanya penembakan di Lansdale, di mana mereka menemukan dua orang yang telah ditembak mati.

Kemudian dua orang juga ditemukan tewas tertembak di Souderton pada hari yang sama. Tak lama setelah itu, polisi secara resmi melaporkan, korban tewas dari rentetan penembakan mencapai enam orang.

Sumber di kepolisian mengatakan kepada bahwa semua korban ditembak dari jarak dekat. Menuut polisi, dua anak yang berada di lokasi penembakan ditemukan selamat.

Setelah rentetan penembakan terjadi, polisi dan tim SWAT menggerebek rumah Souderton, veteran tentara AS yang telah dijadikan tersangka. Menurut jaringan ABC News, korban tewas kemungkinan bisa bertambah.

Dalam penggerebekan rumah Souderton, seorang remaja dilaporkan terluka. ”Rumah Souderton disterilkan, diduga tersangka tidak ada di lokasi. Tidak ada rincian tentang korban salah (tembak) di lokasi ini,” demikian laporan wartawan AS, Michael Alan Goldberg melalui Twitter-nya dari lokasi kejadian, mengutip keterangan pejabat polisi.

Departemen Kepolisian Towamencin, juga mengkonfirmasi, bahwa tersangka rentetan penembakan tidak ada di rumah, ketika polisi tiba.

Warga setempat yang melapor ke polisi menyatakan, veteran marinir AS itu mengalami trauma dan stres. Menurut warga, salah satu korban penembakan adalah mantan istrinya.

”Mereka sudah berjuang selama bertahun-tahun, ini benar-benar buruk,” bunyi keterangan polisi mengutip laporan tetangga Souderton, yang dilansir Russia Today, Selasa (16/12/2014).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
31 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved