Mantan Napi Guantanamo: Australia Pengecut

Kamis, 11 Desember 2014 - 19:11 WIB
Mantan Napi Guantanamo:...
Mantan Napi Guantanamo: Australia Pengecut
A A A
SYDNEY - Seorang mantan tahanan penjara Guantanamo asal Australia, David Hicks melemparkan kecaman keras terhadap pemerintah Australia. Hicks bahkan tidak segan-segan menyebut para Menteri yang ada di dalam pemerintah Australia para era PM John Howard, era dimana Hick ditangkap dan dipejara di, Guantanamo sebagai pengecut.

"Hei, nama saya David Hicks! Saya disiksa selama lima setengah tahun di Teluk Guantanamo. Saya tahu Anda mengetahui apa yang saya alami. Jadi, apa klarifikasi Anda?” tanya Hicks pada Jaksa Agung George Brandis, mantan Menteri pada era pemerintahan John Howard di salah satu acara di televisi Australia.

Melansir Channel News Asia, Kamis (11/12/2014), Brandis tidak memberikan respon apapun dan langsung meninggalkan panggung. “Anda pengecut, lihat dia melarikan diri,” teriak Hicks saat Brandis mulai meninggalkan panggung.

Hicks ditangkap di Afghanistan pada akhir tahun 2001 dan dituduh telah bergabung dengan Taliban dan melakukan perlawanan terhadap pasukan Amerika Serkat (AS). Ia dikirim ke Teluk Guantanamo pada Januari 2002.

Hicks diizinkan untuk pulang ke Australia pada Mei 2007 setelah terjadi kesepakatan antara pemerintah Australia dan jaksa militer AS.

Ayah Hicks berserta beberapa kerabat dan temannya sudah lama mencurigai pemerintah Australia pada era tersebut. Pemerintah Australia dituding mengetahui penyiksaan yang dilakukan CIA terhadap tahanan di penjara Guantanamo.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
30 menit yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
1 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
2 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
3 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
4 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 jam yang lalu
Infografis
Mantan Mendikbudristek...
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Terseret Pengadaan Laptop
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved