Intelijen NATO: Rusia tak Tertarik Memecah Ukraina

Senin, 08 Desember 2014 - 16:37 WIB
Intelijen NATO: Rusia...
Intelijen NATO: Rusia tak Tertarik Memecah Ukraina
A A A
BERLIN - Beberapa pejabat intelijen NATO membuat komentar mengejutkan yang justru memihak Rusia. Mereka menyebut, Rusia tidak tertarik untuk memecah Ukraina sejak mencaplok Crimea.

Salah satu pejabat intelijen NATO kepada majalah Jerman, Der Spiegel, mengatakan, sejumlah pihak terutama negara-negara Barat selama ini salah terka terkait kebijakan Moskow atas krisis di Ukraina timur.

Menurut laporan media Jerman yang dilansir Minggu (7/12/2014), para pejabat intelijen dari beberapa negara sekutu NATO itu mengatakan, bahwa Rusia sebenarnya tidak akan mengulangi skenario yang pernah mereka lakukan terhadap Crimea yang sebelumnya merupakan wilayah Ukraina.

Kremlin, lanjut para pejabat intelijen NATO itu, justru ingin melihat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk bersatu dalam bentuk federalisasi Ukraina. Kremlin berharap hal itu jika terjadi kesepakatan antara kubu separatis dengan Pemerintah Ukraina yang berbasis di Kiev.

Laporan itu mengejutkan, sebab selama ini NATO cenderung bersikap frontal kepada Rusia sejak krisis Ukraina timur pecah. Terlebih, NATO sudah membekukan semua kerjasama dengan Rusia.

Tak hanya itu, NATO juga mengerahkan pasukan tempurnya untuk melindungi sekutu-sekutunya di Eropa timur dari ancaman agresi Rusia.

Belum lama ini, Kepala baru NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan bahwa sekutu-sekutu NATO di Eropa timur, terutama negara-negara Baltik cemas dengan meningkatnya intensitas latihan militer Rusia di dekat perbatasan mereka.

”Kami telah meningkatkan kehadiran kami di wilayah sekutu kami di (Eropa) timur. Kami memiliki pesawat lima kali lebih banyak di udara. Pasukan kami mulai latihan setiap dua hari. Dan kami juga telah meningkatkan jumlah kapal di Baltik dan Laut Hitam,” kata Stoltenberg.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
44 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
3 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved