CIA Siksa Tahanan 9/11, Warga AS di Seluruh Dunia Terancam

Senin, 08 Desember 2014 - 12:03 WIB
CIA Siksa Tahanan 9/11,...
CIA Siksa Tahanan 9/11, Warga AS di Seluruh Dunia Terancam
A A A
WASHINGTON - Aksi CIA yang menyiksa tahanan kasus serangan 9/11 diungkap Komite Intelijen Senat Amerika Serikat (AS). Tapi, bocoran laporan itu justru jadi ancaman bagi warga AS di seluruh dunia.

Kini, kedutaan besar AS di seluruh dunia diminta waspada untuk mengantisipasi setiap reaksi apa pun setelah laporan penyiksaan tahanan kasus 9/11 oleh CIA dirilis.

Dalam laporan itu, agen CIA menggunakan teknik penyiksaan untuk menginterogasi para tersangka kasus serangan 11 September 2001 atau 9/11. Penyiksaan itu dilakukan di fasilitas penjara rahasia AS yang ada di Eropa dan Asia, beberapa tahun setelah serangan 9/11 terjadi.

Salah satu penyiksaan yang dilakukan agen CIA adalah mengurung tahanan di ruang kecil, mempermalukan tahanan, dan menenggelamkan kepala tahanan dalam air atau waterboarding.

Sejak laporan penyiksaan oleh CIA itu dirilis, para pejabar AS mulai khawatir para militan radikal terutama dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akan melakukan balas dendam terhadap fasilitas AS di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Ketua Komite Intelijen Parlemen AS, Mike Rogers, mengatakan kepada ABC News, Minggu (7/12/2014), bahwa laporan itu “menguntungkan” kelompok ISIS. ”Mereka hanya percaya itu benar dan mereka akan mengambil keuntungan dari itu,” ucapnya.

Rogers memperingatkan adanya bahaya bagi warga AS di seluruh dunia terkait rilis laporan rahasia tersebut. ”Anda memiliki pejabat di luar negeri yang mengatakan bahwa laporan ini akan memicu kekerasan,” katanya. “Hal ini justru akan menghasut kekerasan.”

Kekhawatiran juga sempat muncul setelah Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, meminta kepala Komite Intelijen Senat AS untuk mempertimbangkan waktu yang tepat untuk merilis laporan rahasia penyiksaan tahanan oleh agen CIA.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
6 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
8 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
8 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
10 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
11 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
12 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved