Rusia Klaim Tindakan di Ukraina Sudah Tepat
Kamis, 04 Desember 2014 - 21:49 WIB
Rusia Klaim Tindakan di Ukraina Sudah Tepat
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia melemparkan pembelaan terkait kebijakan mereka di Ukraina. Presiden Rusia, Vladimir Putin menilai tidak ada yang salah dengan apa yang sudah mereka lakukan di wilayah Ukraina.
“Tindakan kami di Ukraina, dengan melakukan intervensi adalah sesuatu yang benar,” ucap Putin. “Kami melakukan hal itu, karena melihat pergerakan yang dilakukan oleh Barat, yang mendukung penuh adanya kudeta di Ukraina,” imbuhnya.
Melansir Reuters, Kamis (4/12/2014), Putin menyebut imbas dari kudeta di Ukraina yang didukung oleh Barat adalah adanya perang berkepanjangan di wilayah Ukraina, yang telah membuat wilayah timur negara tersebut luluh lantak.
“Pemberontakan yang terjadi di wilayah Ukraina timur, dimana para pemberontak telah berhasil merebut beberapa wilayah mereka telah membuktikan bahwa kebijakan yang selama ini diambil Rusia sudah benar,” ungkapnya.
Namun, Rusia tetap membantah jika mereka telah memasok pasukan dan juga senjata ke wilayah Ukraina timur. Menurut Rusia, tindakan yang mereka lakukan hanya sebatas memberikan tekanan kepada pemerintah Ukraina untuk menghentikan serangan.
“Tindakan kami di Ukraina, dengan melakukan intervensi adalah sesuatu yang benar,” ucap Putin. “Kami melakukan hal itu, karena melihat pergerakan yang dilakukan oleh Barat, yang mendukung penuh adanya kudeta di Ukraina,” imbuhnya.
Melansir Reuters, Kamis (4/12/2014), Putin menyebut imbas dari kudeta di Ukraina yang didukung oleh Barat adalah adanya perang berkepanjangan di wilayah Ukraina, yang telah membuat wilayah timur negara tersebut luluh lantak.
“Pemberontakan yang terjadi di wilayah Ukraina timur, dimana para pemberontak telah berhasil merebut beberapa wilayah mereka telah membuktikan bahwa kebijakan yang selama ini diambil Rusia sudah benar,” ungkapnya.
Namun, Rusia tetap membantah jika mereka telah memasok pasukan dan juga senjata ke wilayah Ukraina timur. Menurut Rusia, tindakan yang mereka lakukan hanya sebatas memberikan tekanan kepada pemerintah Ukraina untuk menghentikan serangan.
(esn)