Mubarak Bebas dari Tuduhan Membunuh Ratusan Demonstran

Sabtu, 29 November 2014 - 17:10 WIB
Mubarak Bebas dari Tuduhan...
Mubarak Bebas dari Tuduhan Membunuh Ratusan Demonstran
A A A
KAIRO - Pengadilan di Mesir pada Sabtu (29/11/2014),membebaskan mantan ditaktor Mesir, Hosni Mubarak, dari tuduhan berkonspirasi membunuh ratusan demonstran selama pemberontakan tahun 2011.

Mantan Presiden Mesir itu sebelumnya dibebaskan dari tuduhan korupsi. Hakim ketua pengadilan, Mahmud Kamel al-Rashidi, memperingatkan wartawan untuk membaca besar 1.430 putusan secara keseluruhan.

Mantan ditaktor itu pernah didakwa bersama dengan tujuh komandan polisi atas kematian 239 demonstran, yang merupakan sebagian kecil dari 850 aktivis yang diyakini tewas dalam kerusuhan.

“Tuduhan telah bermotif politik dan tidak layak untuk diadili di pengadilan,” tulis RT, mengutip pernyataan al-Rashidi. Menteri Dalam Negeri, Habib el Mubarak-Adly dan enam pembantunya juga dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan berkomplot untuk melakukan pembunuhan.

Namun, para pembantu Mubarak dan dua putranya, Gamal dan Alaa, dinyatakan bersalah atas tuduhan korupsi dari proyek gas Mesir dengan Israel. Seorang pengusaha terkemuka, Hussein Salem, sudah yakin jika Mubarak tidak bersalah sejak dia adili secara in absentia.

Pembebasan Mubarak dari tuduhan pembunuhan itu disambut dengan sorak-sorai di ruang sidang. Meskipun bebas dari tuduhan, Mubarak tidak akan segera dibebaskan dari penjara, karena ia menjalani hukuman 3 tahun untuk kasus penggelapan dana publik.
(mas)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
32 menit yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
1 jam yang lalu
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
2 jam yang lalu
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved