Rakyat Liberia: Ebola Ciptaan AS untuk Bunuh Kami

Kamis, 13 November 2014 - 12:51 WIB
Rakyat Liberia: Ebola...
Rakyat Liberia: Ebola Ciptaan AS untuk Bunuh Kami
A A A
MONROVIA - Rakyat Liberia, kerabat Thomas Eric Duncan, pria yang tewas akibat serangan virus Ebola menyalahkan Amerika Serikat (AS).

Mary Pearson, 52,kerabat dari Duncan, mengatakan, virus Ebola ditemukan AS dan sengaja dikirim ke Afrika untuk membunuh orang-orang kulit hitam di benua itu. Mary Pearson menganggap kematian Duncan di Texas, AS, tragis.

Kata wanita itu, kerabatnya itu sengaja dibiarkan meninggal sebagai balas dendam karena membawa penyakit itu ke AS. Tuduhan itu muncul dalam wawancaranya dengan MailOnline, yang dilansir Rabu petang (12/11/2014).

“Apa yang kita dengar adalah bahwa Ebola diciptakan oleh Amerika dan mereka mengirimnya (ke Afrika) untuk membunuh kami,” katanya.

”Anda adalah orang-orang yang dikirim untuk membunuh kami. Mereka mengirim virus dan menginfeksi orang di sini. Mereka menyalahkan Liberia untuk Ebola. Mereka membunuh anak yang tidak tahu apa-apa itu.”

Thomas Eric Duncan meninggal di Dallas, Texas pada tanggal 8 Oktober 2014 setelah terbang ke AS dari Liberia tiga minggu sebelumnya. Ia terinfeksi ketika ia membantu tetangganya yang hamil untuk mencari perawatan medis di rumah sakit.

Mary Pearson bersikeras bahwa kerabatnya itu tidak perawatan yang sama seperti warga AS lain yang tertular Ebola. Dia juga menuduh Rumah Sakit Presbyterian Texas gagal merawat kerabatnya itu. Menurutnya, dia terpaksa puas dengan kesepakatan rahasia.

Dari sembilan orang yang terinfeksi Ebola yang telah dirawat di AS, hanya Duncan yang meninggal. Kejanggalan perlakuan medis AS terhadap Duncan juga diungkap keponakan korban, Josephus Weeks.

”Kami memohon. Kami memohon. Saya bahkan menawarkan darah saya sendiri, meskipun tidak akan bisa berbuat banyak untuknya. Kami meminta segala sesuatu yang kita bisa untuk menyelamatkan Eric Uncan. (Tapi) mereka mengatakan tidak,” ujar dia.
(mas)
Berita Terkait
Diancam Sanksi, Tanker...
Diancam Sanksi, Tanker Liberia Batal Kirim Minyak Iran ke Venezuela
Kronologi 2 WN Liberia...
Kronologi 2 WN Liberia Ditangkap terkait Kasus Penipuan Modus Black Dollar
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
19 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
4 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
5 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
6 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
7 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved