Hizbullah Rekrut Personel untuk Lawan ISIS
Rabu, 12 November 2014 - 20:18 WIB
Hizbullah Rekrut Personel untuk Lawan ISIS
A
A
A
BEIRUT - Hizbullah, salah satu kelompok paling kuat di Libanon dikabarkan mulai merekrut pasukan dalam mempersiapkan diri untuk melawan ISIS. Bukan hanya merekrut pemuda Muslim, Hizbullah juga juga dikabarkan merekrut pemuda dari agama lain.
“Hizbullah mulai merekrut pemuda Kristen, Druze, dan Sunni di wilayah utara dan barat Lembah Bekaa, dalam rangka persiapan untuk melawan ISSI,” tulis sebuah surat kabar Libanon, seperti dilansir Jpost, Rabu (12/11/2014).
Para pemuda tersebut, menurut surat kabar itu, akan diberikan bayaran yang cukup menggiurkan bila mereka bersedia bergabung dengan Hizbullah. “Mereka akan dibayar USD 1.500 sampai 2.500 bila bergabung, dan mereka juga akan mendapatkan pelatihan militer,” tambahnya.
Perekrutan pasukan ini datang di tengah ancaman yang dikeluarkan oleh kelompok al-Nusra, salah satu kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Pekan lalu al-Nusra mengancam akan melakukan serangan terhadap Hizbullah di lembah Bekka, yang merupakan perbatasan antara Libanon dan Suriah.
"Perang yang sebenarnya belum dimulai di Libanon, dan apa yang akan kita lalukan kelak akan membuat Hassan Nasrallah (pemimpin Hizbullah) akan membuat dirinya gigit jari, dan menyesali atas apa yang telah mereka lakukukan terhadap suku kami (Sunni),” ancam kepala al-Nusra, Abu Mohamad al-Golani.
“Hizbullah mulai merekrut pemuda Kristen, Druze, dan Sunni di wilayah utara dan barat Lembah Bekaa, dalam rangka persiapan untuk melawan ISSI,” tulis sebuah surat kabar Libanon, seperti dilansir Jpost, Rabu (12/11/2014).
Para pemuda tersebut, menurut surat kabar itu, akan diberikan bayaran yang cukup menggiurkan bila mereka bersedia bergabung dengan Hizbullah. “Mereka akan dibayar USD 1.500 sampai 2.500 bila bergabung, dan mereka juga akan mendapatkan pelatihan militer,” tambahnya.
Perekrutan pasukan ini datang di tengah ancaman yang dikeluarkan oleh kelompok al-Nusra, salah satu kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Pekan lalu al-Nusra mengancam akan melakukan serangan terhadap Hizbullah di lembah Bekka, yang merupakan perbatasan antara Libanon dan Suriah.
"Perang yang sebenarnya belum dimulai di Libanon, dan apa yang akan kita lalukan kelak akan membuat Hassan Nasrallah (pemimpin Hizbullah) akan membuat dirinya gigit jari, dan menyesali atas apa yang telah mereka lakukukan terhadap suku kami (Sunni),” ancam kepala al-Nusra, Abu Mohamad al-Golani.
(esn)