Cetak Sejarah, Ganja akan Dilegalkan di 23 Negara Bagian AS

Selasa, 11 November 2014 - 10:26 WIB
Cetak Sejarah, Ganja...
Cetak Sejarah, Ganja akan Dilegalkan di 23 Negara Bagian AS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang bersiap untuk mencetak sejarah, di mana ganja akan dilegalkan di 23 negara bagian. Referendum untuk upaya pelegalan ganja itu akan digelar November ini.

Jika pelegalan ganja di 23 dari 50 negara bagian AS itu terwujud, itu akan jadi sejarah di negara yang sudah lama melarang ganja. Ke-23 negara bagian itu berpenduduk sekitar 147 juta orang. Washington, ibu kota AS juga berencana untuk ikut melegalkannya.

”Amerika tidak mundur dari reformasi,” kata Ethan Nadelmann, kepala Drug Policy Alliance, sebuah kelompok advokasi tentang pelegalan ganja yang berbasis di New York, kepada Daily Star, Selasa (11/11/2014).

“Amerika akan mengambil posisi yang sangat berbeda terhadap kebijakan obat global dibandingkan selama 70 tahun terakhir,” katanya lagi mengacu pada rencana pelegalan gaja di puluhan negara bagian tersebut.

Salah satu alasan rencana pelegalan ganja itu, karena perang terhadap narkoba tidak pernah berhasil. Pada bulan September 2014, sebuah komisi internasional yang terdiri dari mantan pemimpin dunia dan pengusaha miliarder Richard Branson, mengeluarkan laporan yang menyimpulkan bahwa perang terhadap narkoba di seluruh dunia telah gagal.

”Setelah lebih dari setengah abad pendekatan hukuman ini, ada bukti kuat bahwa sekarang itu tidak hanya gagal mencapai tujuan, tetapi juga menghasilkan masalah sosial dan kesehatan yang serius,” bunyi laporan itu.”Pemerintah harus segera mengadopsi pendekatan baru.”

Di AS, Colorado menjadi negara bagian pertama di AS yang melegalkan ganja, dan diikuti beberapa negara bagian lain.

”AS telah digunakan menjadi penegak aturan yang kaku,” kata David Borden, pegiat dari situs stopthedrugwar.org. ”Sekarang ini (AS) menjadi contoh (penegak aturan) yang fleksibel.”
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
27 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved