Di Australia, Bendera ISIS Dipermak Jadi Pesan Damai
Kamis, 06 November 2014 - 17:03 WIB
Di Australia, Bendera ISIS Dipermak Jadi Pesan Damai
A
A
A
SYDNEY - Sekelompok komunitas gereja di Australia memanfaatkan bendera ISIS yang mereka permak untuk menyebarkan pesan damai Yesus.
Caranya, mereka membuat poster berisi bendera ala kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang tulisan di bendera itu diubah menjadi pesan-pesan damai Yesus.
Poster-poster itu salah satunya digunakan Gereja St Uniting Church Columba di Sydney. Langkah itu memicu kontroversi bagi publik di Sydney dan sekitarnya.
“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu,” bunyi pesan Yesus di bendera ISIS yang dimuat dalam poster, seperti dikutip news.com.au, Kamis (6/11/2014).
Menteri urusan Gereja setempat menolak mengomentari beredarnya poster-poster itu. Sejumlah warga setempat acuh tak acuh dengan munculnya poster-poster itu. Mereka mengaku lelah dengan isu terorisme yang sudah berlangsung lama.
”Ini jelas berusaha untuk mempromosikan agama. Pada titik ini, tidak ada lagi cerita, kini menjadi pesan yang mereka coba untuk dipromosikan,” kata Jack, 22 warga setempat.
Warga lainnya yang melintas di dekat poster itu mencoba tidak terprovokasi.”Warga Muslim secara individu adalah orang-orang baik, sayangnya beberapa orang tidak mengerti itu karena ulah ISIS,” ujar seorang wanita yang menolak diidentifikasi.
Caranya, mereka membuat poster berisi bendera ala kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang tulisan di bendera itu diubah menjadi pesan-pesan damai Yesus.
Poster-poster itu salah satunya digunakan Gereja St Uniting Church Columba di Sydney. Langkah itu memicu kontroversi bagi publik di Sydney dan sekitarnya.
“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu,” bunyi pesan Yesus di bendera ISIS yang dimuat dalam poster, seperti dikutip news.com.au, Kamis (6/11/2014).
Menteri urusan Gereja setempat menolak mengomentari beredarnya poster-poster itu. Sejumlah warga setempat acuh tak acuh dengan munculnya poster-poster itu. Mereka mengaku lelah dengan isu terorisme yang sudah berlangsung lama.
”Ini jelas berusaha untuk mempromosikan agama. Pada titik ini, tidak ada lagi cerita, kini menjadi pesan yang mereka coba untuk dipromosikan,” kata Jack, 22 warga setempat.
Warga lainnya yang melintas di dekat poster itu mencoba tidak terprovokasi.”Warga Muslim secara individu adalah orang-orang baik, sayangnya beberapa orang tidak mengerti itu karena ulah ISIS,” ujar seorang wanita yang menolak diidentifikasi.
(mas)