Diperingatkan Jokowi soal Pencari Suaka, Australia Berkelit

Minggu, 19 Oktober 2014 - 09:28 WIB
Diperingatkan Jokowi...
Diperingatkan Jokowi soal Pencari Suaka, Australia Berkelit
A A A
CANBERRA - Pemerintah Australia berkelit setelah diperingatkan presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) soal kebijakan keras dalam penanganan para pencari suaka.

Jokowi memperingatkan Australia bahwa Indonesia tidak bisa terima jika perairan Indonesia dimasuki kapal-kapal Angkatan Laut Australia dengan dalih mengusir perahu para pencari suaka. Jokowi menegaskan, jika kapal-kapal Australia masuk ke perairan Indonesia, itu sudah melanggar hukum internasional.

Namun, Menteri Imigrasi Australia, Scott Morrison, berkelit dengan mengklaim kebijakan keras Australia soal penanganan para pencari suaka justru menguntungkan pemerintahan Jokowi.

"Sebagai hasil dari Operation Sovereign Borders, Indonesia dan Australia tidak lagi dihadapkan dengan masalah penyelundupan manusia yang merajalela, di mana hampir 1.200 orang meninggal di lepas pantai laut Jawa,” ujarnya, sebagaimana dikutip Sydney Morning Herald, Minggu (19/10/2014).

Morrison mengatakan, peringatan Jokowi terhadap Australia bukan ditujukan pada kebijakan Australia saat ini, tapi terhadap kebijakan Australia terdahulu.

”Itu bukan kebijakan dari pemerintah Australia, juga bukan kebijakan kami yang sekarang untuk memasuki perairan Indonesia dalam kaitannya dengan operasi bernama Operation Sovereign Borders,” kata Morrison.

Komentar Morrison itu menyusul peringatan Jokowi terhadap Australia dalam wawancaranya dengan Fairfax Media. ”Kami akan memberikan peringatan, bahwa ini tidak dapat diterima. Anda (Australia) harus menghormati hukum internasional,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, dijadwalkan akan menghadiri pelantikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia pada Senin (20/10/2014) besok di Jakarta.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
13 menit yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
1 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
2 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
3 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
3 jam yang lalu
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
4 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved