FBI Minta Bantuan Warga AS untuk Identifikasi Teroris
Rabu, 08 Oktober 2014 - 18:27 WIB
FBI Minta Bantuan Warga AS untuk Identifikasi Teroris
A
A
A
WASHINGTON - Federal Bureau of Investigation (FBI) meminta bantuan warga Amerika Serikat (AS) untuk mengidentifikasi warga negara itu yang memiliki niat untuk bergabung dengan ISIS, atau sudah bergabung dengan kelompok teroris lain dan telah kembali lagi ke AS.
"Kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi warga AS yang akan pergi ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok teroris atau yang baru kembali pulang dari pertempuran di luar negeri," jelas Michael Steinbach, Asisten Direktur Divisi Kontraterorisme FBI, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (7/10/2014).
FBI menyediakan formulir online bagi publik untuk mengirim petunjuk potensial di situs mereka. Semua informasi akan ditanggapi serius. "Tidak ada bagian dari informasi yang terlalu kecil," lanjut Steinbach.
Salah satu petunjuk yang diharap bisa didapat oleh FBI adalah yang terkait dengan video berdurasi 55 menit yang menampilan seorang militan ISIS dengan aksen Amerika Utara. Video ini telah diunggah oleh FBI beberapa waktu lalu.
Dalam video tersebut, nampak seorang pria bertopeng berpakaian kamuflase gurun dan melambaikan pistol. Ia berdiri di depan tahanan yang tengah menggali kuburan mereka sendiri dan kemudian memimpin eksekusi para tahanan tersebut.
Wajah para tahanan dalam video itu sengaja dikaburkan dan proses eksekusi mereka tak ditampilkan. Menurut FBI, saat ini sudah ada setidaknya selusin warga AS yang telah bergabung dengan ISIS.
"Kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi warga AS yang akan pergi ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok teroris atau yang baru kembali pulang dari pertempuran di luar negeri," jelas Michael Steinbach, Asisten Direktur Divisi Kontraterorisme FBI, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (7/10/2014).
FBI menyediakan formulir online bagi publik untuk mengirim petunjuk potensial di situs mereka. Semua informasi akan ditanggapi serius. "Tidak ada bagian dari informasi yang terlalu kecil," lanjut Steinbach.
Salah satu petunjuk yang diharap bisa didapat oleh FBI adalah yang terkait dengan video berdurasi 55 menit yang menampilan seorang militan ISIS dengan aksen Amerika Utara. Video ini telah diunggah oleh FBI beberapa waktu lalu.
Dalam video tersebut, nampak seorang pria bertopeng berpakaian kamuflase gurun dan melambaikan pistol. Ia berdiri di depan tahanan yang tengah menggali kuburan mereka sendiri dan kemudian memimpin eksekusi para tahanan tersebut.
Wajah para tahanan dalam video itu sengaja dikaburkan dan proses eksekusi mereka tak ditampilkan. Menurut FBI, saat ini sudah ada setidaknya selusin warga AS yang telah bergabung dengan ISIS.
(esn)