UEA Minta AS Klarifikasi Pernyataan Biden

Minggu, 05 Oktober 2014 - 18:58 WIB
UEA Minta AS Klarifikasi...
UEA Minta AS Klarifikasi Pernyataan Biden
A A A
DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) meminta kepada Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk segera mengklarifikasi pernyataan Wakil Presiden AS, Joe Biden. UEA tidak terima disebut sebagai negara yang mendukung aksi terorisme oleh Biden.

"Menteri Negara Urusan Luar Negeri kami. Anwar Mohammed Qarqash terkejut dengan pernyataan ini dan menekankan, bahwa hal itu tidaklah benar, khususnya yang berkaitan dengan peran UEA dalam melawan ekstremisme dan terorisme," ucap Kementerian Luar Negeri UEA dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Qarash menyatakan, pernyataan yang dibuat oleh Biden tersebut seperti menjauhkan peran UEA dalam melakukan perlawan terhadap ISIS. Sebelumnya, Biden menyebut, beberapa negara sekutu AS, seperti UEA dan Turki memberikan pendanaan dan senjata kepada kelompok pemberontak yang coba meruntuhkan kekuasaan Presiden Bahsar al-Assad. Kelompok inilah yang merupakan cikal bakal dari ISIS.

"Pernyataan-pernyataan ini seperti menyingkirkan langkah-langkah spesifik yang telah dibuat oleh UAE. Terlebih pernyataan yang menyebut UEA terlibat dalam pendanaan kelompok ekstrimis," ucap Qarash. “Kami meminta AS untuk segera mengklarifikasi hal ini,” Qarash menambahkan.

Sebelum UEA, Turki sudah terlebih dahulu mengeluarkan kecaman atas pernyataan Biden tersebut. Meanggapi hal itu, Biden sendiri langsung melakukan komunikasi dengan Presiden Turki, Tayyip Erdogan dan mengklarifikasi pernyataannya.
(esn)
Berita Terkait
Perayaan Hari Nasional...
Perayaan Hari Nasional ke-52 Uni Emirat Arab di Jakarta
Ini Perbedaan Arab Saudi...
Ini Perbedaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab
Peresmian Jalan Presiden...
Peresmian Jalan Presiden Joko Widodo di Uni Emirat Arab
Uni Emirat Arab Ingin...
Uni Emirat Arab Ingin Normalisasi Hubungan dengan Turki
Remaja Ini Terpilih...
Remaja Ini Terpilih Jadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab
Lawatan ke Uni Emirat...
Lawatan ke Uni Emirat Arab, Prabowo Disambut Pasukan Jajaran Kehormatan
Berita Terkini
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
9 menit yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
2 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
5 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
6 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
7 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved