Pertempuran Masih Terjadi di Ukraina Timur

Minggu, 07 September 2014 - 14:48 WIB
Pertempuran Masih Terjadi...
Pertempuran Masih Terjadi di Ukraina Timur
A A A
MARIUPOL - Paska disepakatinya gencatan senjata Jumat lalu, kondisi di beberapa wilayah di Ukraina timur masih belum mengalami perubahan. Pasukan Ukraina menyebut mereka masih kerap mendapat serangan dari pihak separatis di wilayah Mariupol.

Melansir Al Jazeera, Minggu (7/9/2014), serangan ini menurut militer Ukirana termasuk ke dalam pelanggaran berat terhadap gencatan senjata. “Serangan-serangan tersebut bisa merusak gencatan senjata yang baru saja tercapai,” kata pihak militer Ukraina.

Serangan di Mariupol diduga sebagai serangan lanjutan yang terjadi sebelum gencatan senjata berhasil disepakati. Pertempuran sengit mulai pecah di Mariupol pada pertengahan pekan lalu, dan belum berhenti hingga saat ini.

Seorang perwira Ukraina yang berada di lokasi mengkonfirmasi serangan-serangan tersebut. “Kami mendapat beberapa kali serangan yang cukup memiliki dampak meruskak. Tapi, saya belum mendapatkan kabar mengenai jumlah korban,” ucap perwira tersebut.

Sebelumnya, Vladimir Makovich, seorang anggota parlemen di Donetsk menyatakan gencatan senjata di wilayah mereka memang sangat rawan untuk dilanggar. “Tidak ada satupun pihak yang mengawasi proses gencatan senjata ini,” ucap Makovich. (Baca:Gencatan Senjata di Ukraina Mulai Goyah)
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
36 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
1 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
2 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved