Akademisi Saudi Bantah Isu Pemindahan Makam Nabi

Minggu, 07 September 2014 - 12:25 WIB
Akademisi Saudi Bantah...
Akademisi Saudi Bantah Isu Pemindahan Makam Nabi
A A A
RIYADH - Akademisi Arab Saudi membantah laporan yang diterbitkan media Inggris, The Independent, yang menyebut makam Nabi Muhammad akan dibongkar dan dipindahkan. Akademisi itu menyebut laporan tersebut sebagai bentuk kebohongan publik.

Melansir Al Arabiya, Minggu (7/9/2014), awal pekan lalu, Independent melaporkan makam Nabi Muhammad di kota suci bisa dihancuran dan dipindahkan lalu dianonimkan. Harian itu mengatakan usulan kontroversial adalah bagian dari dokumen konsultasi yang dibuat oleh seorang Dr Ali bin Abdul Aziz al-Shabal dan telah beredar di kalangan pengawas Masjid Nabawi.

Namun, Dr Ali bin Abdul Aziz al-Shabal, yang merupakan anggota staf pengajar di Universitas Islam ibn Saud Imam Muhammad di Riyadh membantah hal tersebut. Shabal dengan tegas membantah bahwa dirinya tidak pernah membuat sebuah proposal mengenai pemindahan atau pembongkaran makan Nabi Muhammad.

“Nabi dikuburkan dimana ia meninggal, dan makamnya saat ini adalah tempat itu,” ucap Shabal.

“Saya mendengar itu adalah permintaan langsung dari Nabi, beliau meminta dikuburkan dimana ia meninggal,” Shabal menambahkan.

Dirinya juga menegaskan bahwa semua laporan ini hanyalah sebuah bentuk hasutan untuk membuat umat Islam bingung, untuk memancing sebuah kemarahan.

"Tidak ada yang harus mengubah ini. Ini adalah agama kita dan ajaran Nabi kita. Apa yang dikaitkan dengan saya adalah kebohongan yang bertujuan untuk membingungkan orang-orang. Ini adalah rencana yang dibuat oleh sebuah pihak demi kepentingan mereka sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi sendiri telah membantah laporan tersebut, dan menyatakan rencana itu baru proposal para akademisi yang tidak mewakili otoritas Kerajaan Arab Saudi. (Baca:Saudi Bantah Berita Penghancuran Makam Rasulullah)
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
2 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
4 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
6 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
7 jam yang lalu
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved