ISIS Eksekusi 770 Tentara Irak di Berbagai Lokasi
Kamis, 04 September 2014 - 17:12 WIB
ISIS Eksekusi 770 Tentara Irak di Berbagai Lokasi
A
A
A
BAGHDAD - Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengeksekusi 770 tentara Irak yang sebelumnya ditangkap di bekas pangkalan militer AS di Tikrit pada Juni 2014. Eksekusi massal itu dilakukan di berbagai lokasi di Irak.
Eksekusi massal oleh militan anak buah Abu Bakar al-Baghdadi itu dilansir Human Rights Watch (HRW), dalam laporan terbarunya, Rabu (4/9/2014).
Ada tiga situs eksekusi massal yang ditemukan HRW. Salah satunya di pangkalan udara di dekat Kota Tikrit, Irak. Temuan tiga situs terbaru itu menambah jumlah total situs eksekusi massal militan ISIS di Irak menjadi lima titik.
Menurut HRW, selain di Tikrit, pembantaian massal militan ISIS yang kini berganti nama menjadi Negara Islam atau IS juga ditemukan di sebuah kota yang terletak sekitar 190 kilometer dari sebelah utara Baghdad.
Laporan HRW menyebut, korban eksekusi adalah laki-laki dengan jumlah antara 560 hingga 770 jiwa. Rata-rata korban adalah tentara Irak yang bertugas di bekas pangkalan militer Amerika Serikat (AS).
Penasihat HRW, Fred Abrahams mengutuk eksekusi massal militan radikal itu.”Eksekusi itu sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan,” katanya, seperti dikutip kantor berita AP.
Semula HRW memperkirakan jumlah korban tewas akibat eksekusi massal militan Negara Islam itu sekitar 160 hingga 190 orang selama periode 11-14 Juni 2014. Namun, dengan temuan terbaru ini, HRW memprediksi korban eksekusi massal di Irak akan terus bertambah.
Kelompok itu terus mencari bukti dengan mengandalkan citra satelit. Prediksi bertambahnya korban tewas tersebut, sangat mungkin, karena kelompok yang memproklamirkan Khilafah Islam itu mengklaim telah mengeksekusi 1.700 tentara Irak yang mereka tangkap di Tikrit.
Eksekusi massal oleh militan anak buah Abu Bakar al-Baghdadi itu dilansir Human Rights Watch (HRW), dalam laporan terbarunya, Rabu (4/9/2014).
Ada tiga situs eksekusi massal yang ditemukan HRW. Salah satunya di pangkalan udara di dekat Kota Tikrit, Irak. Temuan tiga situs terbaru itu menambah jumlah total situs eksekusi massal militan ISIS di Irak menjadi lima titik.
Menurut HRW, selain di Tikrit, pembantaian massal militan ISIS yang kini berganti nama menjadi Negara Islam atau IS juga ditemukan di sebuah kota yang terletak sekitar 190 kilometer dari sebelah utara Baghdad.
Laporan HRW menyebut, korban eksekusi adalah laki-laki dengan jumlah antara 560 hingga 770 jiwa. Rata-rata korban adalah tentara Irak yang bertugas di bekas pangkalan militer Amerika Serikat (AS).
Penasihat HRW, Fred Abrahams mengutuk eksekusi massal militan radikal itu.”Eksekusi itu sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan,” katanya, seperti dikutip kantor berita AP.
Semula HRW memperkirakan jumlah korban tewas akibat eksekusi massal militan Negara Islam itu sekitar 160 hingga 190 orang selama periode 11-14 Juni 2014. Namun, dengan temuan terbaru ini, HRW memprediksi korban eksekusi massal di Irak akan terus bertambah.
Kelompok itu terus mencari bukti dengan mengandalkan citra satelit. Prediksi bertambahnya korban tewas tersebut, sangat mungkin, karena kelompok yang memproklamirkan Khilafah Islam itu mengklaim telah mengeksekusi 1.700 tentara Irak yang mereka tangkap di Tikrit.
(mas)