Niat Gusur Makam Nabi dari Dokumen Imuwan Ini
Selasa, 02 September 2014 - 13:11 WIB
Niat Gusur Makam Nabi dari Dokumen Imuwan Ini
A
A
A
MADINAH - Rencana atau niat penggusuran makam Nabi Muhammad di Madinah telah beredar luas di Arab Saudi. Bocornya rencana itu bermula dari sebuah dokumen dari seorang akademisi terkemuka Arab Saudi.
Akademisi atau ilmuwan itu adalah Dr Ali bin Abdulaziz al-Shabal. Dia adalah akdemisi terkenal di sebuah universitas di Riyadh. Dokumen itu telah dia edarkan kepada Komite Presidensi Dua Masjid. (Baca: Makam Nabi Muhammad Dikabarkan akan Digusur)
Beberapa halaman dari dokumen itu, baru saja dipublikasikan dalam jurnal kepresidenan. Isinya rencana penghancuran kamar di sekitar makam (Nabi Muhammad) yang digunakan oleh istri dan anak perempuan Nabi, yakni Fatimah.
Dokumen itu juga berisi rencana penghapusan Green Dome atau kubah hijau yang terdapat di makam Nabi Muhammad.
Laman Independent juga menerima dokumen setebal 61 halaman itu. Menurut isi dokumen tersebut, setelah makam Nabi Muhammad digusur, jenazah Nabi Muhammad akan dipindahkan ke dekat pemakaman al-Baqi. Namun makam Nabi Muhammad nantinya akan dianonimkan untuk menghindari pengkultusan. (Baca juga: Niat Gusur Makam Nabi Muhammad Bisa Picu Amarah Besar)
Dr Irfan al-Alawi, Direktur Islamic Heritage Research Foundation, membenarkan beredarnya dokumen itu. ”Mereka ingin mencegah peziarah datang dan memberikan penghormatan pada makam, karena mereka percaya itu adalah syirik atau penyembahan kepada berhala,” kata Alawi, Selasa (2/9/2014).
Raja Arab Saudi, Abdullah dan pengawas Masjid al-Nabawi, belum memberikan keputusan apakah setuju dengan rencana itu atau tidak.
Akademisi atau ilmuwan itu adalah Dr Ali bin Abdulaziz al-Shabal. Dia adalah akdemisi terkenal di sebuah universitas di Riyadh. Dokumen itu telah dia edarkan kepada Komite Presidensi Dua Masjid. (Baca: Makam Nabi Muhammad Dikabarkan akan Digusur)
Beberapa halaman dari dokumen itu, baru saja dipublikasikan dalam jurnal kepresidenan. Isinya rencana penghancuran kamar di sekitar makam (Nabi Muhammad) yang digunakan oleh istri dan anak perempuan Nabi, yakni Fatimah.
Dokumen itu juga berisi rencana penghapusan Green Dome atau kubah hijau yang terdapat di makam Nabi Muhammad.
Laman Independent juga menerima dokumen setebal 61 halaman itu. Menurut isi dokumen tersebut, setelah makam Nabi Muhammad digusur, jenazah Nabi Muhammad akan dipindahkan ke dekat pemakaman al-Baqi. Namun makam Nabi Muhammad nantinya akan dianonimkan untuk menghindari pengkultusan. (Baca juga: Niat Gusur Makam Nabi Muhammad Bisa Picu Amarah Besar)
Dr Irfan al-Alawi, Direktur Islamic Heritage Research Foundation, membenarkan beredarnya dokumen itu. ”Mereka ingin mencegah peziarah datang dan memberikan penghormatan pada makam, karena mereka percaya itu adalah syirik atau penyembahan kepada berhala,” kata Alawi, Selasa (2/9/2014).
Raja Arab Saudi, Abdullah dan pengawas Masjid al-Nabawi, belum memberikan keputusan apakah setuju dengan rencana itu atau tidak.
(mas)