Serang Ukraina, Rusia Dicap Lakukan Operasi Sapu Bersih
Jum'at, 29 Agustus 2014 - 15:15 WIB
Serang Ukraina, Rusia Dicap Lakukan Operasi Sapu Bersih
A
A
A
JAKARTA - Pasukan regular angkatan bersenjata Federasi Rusia telah menyeberangi perbatasan Ukraina-Rusia dan melakukan invasi. Pemerintah Ukraina menuduh Rusia sedang melakukan operasi sapu bersih di Novoazoysk, Ukraina timur.
Demikian pernyataan resmi pemerintah Ukraina melalui Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8/2014). Rusia, menurut pemerintah Ukraina, telah mengerahkan tentara dan perlatan militer secara besar-besaran.
Langkah itu telah membuat situasi di Donetsk, Ukraina timur semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir.
”Pada tanggal 27 Agustus 2014, Kota Novoazovsk di wilayah Donetsk, di mana tidak ada operasi militer sebelumnya, kini telah terjadi, telah didatangi tentara Rusia,” bunyi pernyataan Kedutaan Besar Ukraina dalam rilisnya yang diterima Sindonews.
Tank-tank Rusia juga disebut telah memblokir kota.”Penduduk dilarang meninggalkan kota. Militer Rusia jelas bahwa mereka sedang mempersiapkan untuk operasi sapu bersih di Novoazovsk,” lanjut pernyataan itu. (Baca: Memanas, Ukraina Tuduh Rusia Menginvasi Besar-besaran)
Sebelumnya, Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Rusia dengan peralatan militernya telah bergerak maju ke perbatasan Ukraina. Beberapa unit pasukan telah menyeberangi perbatasan negara dan memasuki wilayah Ukraina.
Tindakan Rusia baru-baru ini, lanjut pemerintah Ukraina, terang-terangan menggambarkan kepada Ukraina dan seluruh dunia, bahwa terjadi perang dalam skala tinggi.
Ukraina saat ini meminta dukungan dari mitra internasional. Mereka percaya, mitra internasional mendukung Ukraina untuk membantu mengusir pasukan Rusia yang melakukan agresi.
Demikian pernyataan resmi pemerintah Ukraina melalui Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8/2014). Rusia, menurut pemerintah Ukraina, telah mengerahkan tentara dan perlatan militer secara besar-besaran.
Langkah itu telah membuat situasi di Donetsk, Ukraina timur semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir.
”Pada tanggal 27 Agustus 2014, Kota Novoazovsk di wilayah Donetsk, di mana tidak ada operasi militer sebelumnya, kini telah terjadi, telah didatangi tentara Rusia,” bunyi pernyataan Kedutaan Besar Ukraina dalam rilisnya yang diterima Sindonews.
Tank-tank Rusia juga disebut telah memblokir kota.”Penduduk dilarang meninggalkan kota. Militer Rusia jelas bahwa mereka sedang mempersiapkan untuk operasi sapu bersih di Novoazovsk,” lanjut pernyataan itu. (Baca: Memanas, Ukraina Tuduh Rusia Menginvasi Besar-besaran)
Sebelumnya, Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Rusia dengan peralatan militernya telah bergerak maju ke perbatasan Ukraina. Beberapa unit pasukan telah menyeberangi perbatasan negara dan memasuki wilayah Ukraina.
Tindakan Rusia baru-baru ini, lanjut pemerintah Ukraina, terang-terangan menggambarkan kepada Ukraina dan seluruh dunia, bahwa terjadi perang dalam skala tinggi.
Ukraina saat ini meminta dukungan dari mitra internasional. Mereka percaya, mitra internasional mendukung Ukraina untuk membantu mengusir pasukan Rusia yang melakukan agresi.
(mas)