PBB Sesalkan Kegagalan Perpanjangan Gencatan Senjata di Gaza
Sabtu, 09 Agustus 2014 - 15:20 WIB
PBB Sesalkan Kegagalan Perpanjangan Gencatan Senjata di Gaza
A
A
A
NEW YORK - Gagalnya upaya perpanjangan gencatan antara Hamas dan Israel membuat Sekertaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon kecewa. Ki-moon menyesalkan negoisasi antara kedua belah pihak di Kairo yang tidak membuahkan hasil apapun.
"Sekretaris Jenderal mengungkapkan kekecewaan yang mendalam, bahwa kedua pihak tidak dapat menyetujui perpanjangan gencatan senjata dalam pembicaraan mereka di Kairo," ungkap juru bicara Ki-moon dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua, Sabtu (9/8/2014).
Ki-moon mendesak agar Israel dan Hamas untuk dapat duduk kembali di satu meja dan kembali memulai negoisasi gencatan senjata. Banyak pihak berasumsi gencatan senjata dapat menjadi awal dari negoisasi damai antara kedua pihak.
"Sekretaris Jenderal mendesak kedua pihak agar segera menemukan jalan untuk kembali melakukan negoisasi gencatan senjata kemanusiaan dan untuk melanjutkan negosiasi di Kairo guna mencapai gencatan senjata yang sebenarnya," juru bicara itu menambahkan.
Sekjen PBB mencatat, perpanjangan gencatan senjata merupakan hal yang sangat penting. Ki-moon sebelumnya menegaskan, gencatan senjata hanyalah sebuah awal, langkah sebenarnya adalah mencari akar permasalahan konflik dan membereskannya.
"Sekretaris Jenderal mengungkapkan kekecewaan yang mendalam, bahwa kedua pihak tidak dapat menyetujui perpanjangan gencatan senjata dalam pembicaraan mereka di Kairo," ungkap juru bicara Ki-moon dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua, Sabtu (9/8/2014).
Ki-moon mendesak agar Israel dan Hamas untuk dapat duduk kembali di satu meja dan kembali memulai negoisasi gencatan senjata. Banyak pihak berasumsi gencatan senjata dapat menjadi awal dari negoisasi damai antara kedua pihak.
"Sekretaris Jenderal mendesak kedua pihak agar segera menemukan jalan untuk kembali melakukan negoisasi gencatan senjata kemanusiaan dan untuk melanjutkan negosiasi di Kairo guna mencapai gencatan senjata yang sebenarnya," juru bicara itu menambahkan.
Sekjen PBB mencatat, perpanjangan gencatan senjata merupakan hal yang sangat penting. Ki-moon sebelumnya menegaskan, gencatan senjata hanyalah sebuah awal, langkah sebenarnya adalah mencari akar permasalahan konflik dan membereskannya.
(esn)