Israel Lanjutkan Serangan, Bocah 10 Tahun Jadi Korban Pertama
Jum'at, 08 Agustus 2014 - 19:16 WIB
Israel Lanjutkan Serangan, Bocah 10 Tahun Jadi Korban Pertama
A
A
A
GAZA - Israel akhirnya memutuskan untuk kembali menlanjutkan agresi militer mereka ke Gaza pada Jumat (8/8/2014) siang waktu setempat. Keputusan ini diambil setelah gencatan senjata 72 jam di Gaza resmi berakhir.
Melansir Maan News, korban pertama dalam serangan lanjutan militer Israel tersebut adalah seorang bocah berusia 10 tahun. Sementara itu, belasan orang lainnya menderita dalam serangan terbaru tersebut.
“Ibrahim al-Zuheir Dawawseh (10) tewas, dan lima orang lainnya menderita luka-luka ketika tentara Israel menyerang sebuah masjid di lingkungan Sheikh al-Radwan, di kota Gaza,” ungkap juru bicara kementerian kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qidra.
Al-Qidra juga menyebutkan, enam orang lainnya terluka saat Israel melakukan serangan di wilayah Rafah dan Jabaliya. Dirinya juga menyatakan terdapat sebuah laporan adanya baku tembak di Gaza utara antara pasukan Israel dan Hamas.
Sebelumnya, negosiasi gencatan senjata antara delegasi Palestina dan Israel di Kairo selama masa gencatan senjata 72 jam tidak membuahkan hasil apapun. Palestina dikabarkan menolak masa perpanjangan gencatan senjata, karean Israel menolak untuk membuat blokade di Gaza.
Melansir Maan News, korban pertama dalam serangan lanjutan militer Israel tersebut adalah seorang bocah berusia 10 tahun. Sementara itu, belasan orang lainnya menderita dalam serangan terbaru tersebut.
“Ibrahim al-Zuheir Dawawseh (10) tewas, dan lima orang lainnya menderita luka-luka ketika tentara Israel menyerang sebuah masjid di lingkungan Sheikh al-Radwan, di kota Gaza,” ungkap juru bicara kementerian kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qidra.
Al-Qidra juga menyebutkan, enam orang lainnya terluka saat Israel melakukan serangan di wilayah Rafah dan Jabaliya. Dirinya juga menyatakan terdapat sebuah laporan adanya baku tembak di Gaza utara antara pasukan Israel dan Hamas.
Sebelumnya, negosiasi gencatan senjata antara delegasi Palestina dan Israel di Kairo selama masa gencatan senjata 72 jam tidak membuahkan hasil apapun. Palestina dikabarkan menolak masa perpanjangan gencatan senjata, karean Israel menolak untuk membuat blokade di Gaza.
(esn)