Pertempuran Kembali Pecah di Ukraina Timur, 9 Tewas
Minggu, 03 Agustus 2014 - 19:20 WIB
Pertempuran Kembali Pecah di Ukraina Timur, 9 Tewas
A
A
A
LUGANSK - Pertempuran antara separatis pro-Rusia dan militer Ukraina kembali pecah di Lugansk dan Donteks. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, sembilan orang tewas dalam pertempuran yang berlangsung di timur Ukraina itu.
Melansir Reuters, Minggu (3/8/2014), semua korban tewas adalah warga sipil. Hal ini semakin memperpanjang korban sipil yang tewas dalam perang sipil yang sudah berjalan selama beberapa bulan terakhir.
“Enam orang warga sipil tewas dalam penembakan dan baku tembak yang terjadi sepanjang malam di pinggiran kota Donetsk,” ungkap Wakil Walikota Donetsk, Kostantyn Savinov. Sedangkan tiga orang tewas di Lugansk, dalam baku tembak yang terjadi 24 jam terakhir.
Menurut seorang wartawan Reuters yang berada di lokasi, pertempuran terus terjadi sepanjang malam, “Bunyi tembakan terus bergema,” ucap wartawan itu. Sedangkan menurut warga sekitar, beberapa bangunan terbakar akibat penembakan yang dilakukan oleh militer Ukraina.
Sementara itu, militer Ukraina menyatakan tidak ada korban jiwa ataupun luka dari pihak mereka dalam pertempuran terbaru. Ukraina terus mendorong operasi militer di Ukraina timur guna membersihkan para separatis. Namun, terkadang warga sipil yang menjadi korban dari serangan yang dilakukan tentara Ukraina.
Melansir Reuters, Minggu (3/8/2014), semua korban tewas adalah warga sipil. Hal ini semakin memperpanjang korban sipil yang tewas dalam perang sipil yang sudah berjalan selama beberapa bulan terakhir.
“Enam orang warga sipil tewas dalam penembakan dan baku tembak yang terjadi sepanjang malam di pinggiran kota Donetsk,” ungkap Wakil Walikota Donetsk, Kostantyn Savinov. Sedangkan tiga orang tewas di Lugansk, dalam baku tembak yang terjadi 24 jam terakhir.
Menurut seorang wartawan Reuters yang berada di lokasi, pertempuran terus terjadi sepanjang malam, “Bunyi tembakan terus bergema,” ucap wartawan itu. Sedangkan menurut warga sekitar, beberapa bangunan terbakar akibat penembakan yang dilakukan oleh militer Ukraina.
Sementara itu, militer Ukraina menyatakan tidak ada korban jiwa ataupun luka dari pihak mereka dalam pertempuran terbaru. Ukraina terus mendorong operasi militer di Ukraina timur guna membersihkan para separatis. Namun, terkadang warga sipil yang menjadi korban dari serangan yang dilakukan tentara Ukraina.
(esn)