Rusia Jajal Rudal Jelajah Nuklir, AS Kesal

Selasa, 29 Juli 2014 - 12:58 WIB
Rusia Jajal Rudal Jelajah...
Rusia Jajal Rudal Jelajah Nuklir, AS Kesal
A A A
WASHINGTON - Rusia telah menguji coba rudal jelajah nuklir. Tindakan itu membuat kesal Amerika Serikat (AS), karena dianggap melanggar perjanjian rudal nuklir 1987.

Perjanjian itu ditandatangani selama Perang Perang Dingin. Uji coba rudal jelajah nuklir Rusia itu disampaikan pejabat senior AS. Namun, pejabat itu tidak memberikan rincian lebih lanjut atas tuduhan tersebut, termasuk waktu dan lokasi uji coba rudal jelajah nuklir Rusia.

Dalam perjanjian 1987, rudal jarak menengah yang mampu melesat hingga 500-5.500 km dilarang. Tuduhan AS itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan AS dan Rusia yang dipicu oleh krisis Ukraina.

Seorang pejabat senior AS, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa uji coba rudal Rusia itu jadi masalah serius.”Kita berusaha untuk mengatasi dengan berbicara pada Rusia unntuk beberapa waktu saat ini,” katanya seperti dikutip BBC, Selasa (29/7/2014).

“Kami mendorong Rusia untuk kembali sesuai dengan kewajibannya berdasarkan perjanjian dan menghilangkan barang terlarang yang sudah diverifikasi,” imbuh pejabat AS itu.

Sementara itu, Presiden AS, Barack Obama telah menulis surat kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin atas masalah ini. Tuduhan AS itu merupakan tuduhan pertama yang paling serius sejak kedua negara itu bersitegang.

Perjanjian larangan uji coba rudal nuklir ditandatangani oleh pemimpin Soviet, Mikhail Gorbachev dengan Presiden AS, Ronald Reagan, pada 8 Desember 1987. Perjanjian itu disepakati menjelang akhir Perang Dingin.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
35 menit yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
4 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
7 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved