Lebaran, DK PBB Tuntut Israel Tarik Pasukan di Gaza
Senin, 28 Juli 2014 - 14:41 WIB
Lebaran, DK PBB Tuntut Israel Tarik Pasukan di Gaza
A
A
A
GAZA - Dewan Keamanan (DK) PBB pada Senin (28/7/2014) menyerukan gencatan senjata antara Hamas dan Israel. DK PBB juga menuntut Israel menarik pasukan tempurnya yang ada di Jalur Gaza selama perayaan Idul Fitri atau Lebaran berlangsung.
Tuntutan itu disuarakan 15 anggota dewan. Tujuan gencatan senjata, agar bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Jalur Gaza.
“Kami menyuarakan keprihatinan mengenai memburuknya situasi akibat krisis di Gaza dan hilangnya nyawa warga sipil,” bunyi pernyataan DK PBB. Lebih dari 1.030 warga Palestina tewas selama invasi Israel di Gaza. Sedangan dari kubu Israel sebanyak 43 tentaranya tewas.
Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, mengajukan resolusi resmi yang menuntut Israel agar menarik pasukannya yang ada di Jalur Gaza.
”Mereka (DK PBB) seharusnya mengadopsi sebuah resolusi lama untuk mengutuk agresi ini dan menyerukan agresi ini untuk dihentikan segera,” kata Mansour, seperti kutip AFP.
Menurutnya, Palestina akan terus menekan DK PBB untuk mengadopsi resolusi formal yang sifatnya mengikat untuk menghentikan agresi Israel.
Semalam, Israel dan Hamas sama-sama mengabaikan seruan gecatan senjata. Hamas menembakkan roket, sedangan Israel menyerang dengan artileri.
Tuntutan itu disuarakan 15 anggota dewan. Tujuan gencatan senjata, agar bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Jalur Gaza.
“Kami menyuarakan keprihatinan mengenai memburuknya situasi akibat krisis di Gaza dan hilangnya nyawa warga sipil,” bunyi pernyataan DK PBB. Lebih dari 1.030 warga Palestina tewas selama invasi Israel di Gaza. Sedangan dari kubu Israel sebanyak 43 tentaranya tewas.
Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, mengajukan resolusi resmi yang menuntut Israel agar menarik pasukannya yang ada di Jalur Gaza.
”Mereka (DK PBB) seharusnya mengadopsi sebuah resolusi lama untuk mengutuk agresi ini dan menyerukan agresi ini untuk dihentikan segera,” kata Mansour, seperti kutip AFP.
Menurutnya, Palestina akan terus menekan DK PBB untuk mengadopsi resolusi formal yang sifatnya mengikat untuk menghentikan agresi Israel.
Semalam, Israel dan Hamas sama-sama mengabaikan seruan gecatan senjata. Hamas menembakkan roket, sedangan Israel menyerang dengan artileri.
(mas)