Saat Pesawat Aljazair Jatuh, Kelompok Bersenjata Muncul

Sabtu, 26 Juli 2014 - 15:34 WIB
Saat Pesawat Aljazair...
Saat Pesawat Aljazair Jatuh, Kelompok Bersenjata Muncul
A A A
ALGERIE - Jatuhnya pesawat Air Algerie yang menewaskan 116 orang di wilayah Mali Kamis lalu menyisakan satu teka-teki. Yakni, saat pesawat jatuh di sekitar lokasi kejadian muncul sekelompok orang bersenjata.

Namun, pemerintah Aljazair mengabaikan dugaan jika sekelompok orang bersenjata itu terlibat dalam tragedi jatuhnya Air Algerie AH5017.Munculnya sekelompok orang bersenjata di lokasi jatuhnya pesawat Aljazair itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Aljazair, Ramtane Lamamra.

Menurut Laamamra, dia tidak bisa memastikan dugaan keterlibat sekelompok orang bersenjata itu. Terlebih, pihak maskapai menyatakan penyebab jatuhnya pesawat Air Algerie karena cuaca buruk.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, juga menegaskan, cuaca buruk sebagai penyebab tragedi yang ikut menewaskan 51 warga Prancis itu. (Baca: Pesawat Aljazair Ditemukan di Mali, Semua Penumpang Tewas)

“Kami berpikir bahwa pesawat ini jatuh karena alasan yang berkaitan dengan kondisi meteorologi," katanya kepada radio RTL, semalam (25/7/2014).

Sebuah laporan mengatakan, salah satu awak pesawat asal Spanyol berupaya mengubah program atau rute pesawat karena cuaca buruk.

Menteri Transportasi Prancis, Frederic Cuvillier, mengatakan dugaan adanya serangan dari darat oleh sekelompok orang bersenjata telah diabaikan. Dia menolak spekulasi bahwa pemberontak di wilayah utara Mali yang menembak pesawat itu hingga jatuh.

Dalam pidato di stasiun televisi, Presiden Prancis, Francois Hollande, memastikan tidak ada yang selamat dalam penerbangan Air Algerie AH5017. Kotak hitam pesawat itu juga telah ditemukan. “Sayangnya, tidak ada yang selamat dari penerbangan AH5017, yang di dalamnya ada 116 orang, termasuk 51 warga Prancis," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Aljazair Tutup Wilayah...
Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko
Aljazair Siap Produksi...
Aljazair Siap Produksi Massal Vaksin Coronavac
Perdana, PIEP Lepas...
Perdana, PIEP Lepas Pengapalan 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair ke RI
Macron Sebut Pembantaian...
Macron Sebut Pembantaian Warga Aljazair Kejahatan yang Tak Termaafkan
Aljazair Turut Kecam...
Aljazair Turut Kecam Pengakuan AS Atas Kedaulatan Maroko di Sahara Barat
Puan Maharani Resmikan...
Puan Maharani Resmikan Monumen Soekarno di Aljazair
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
19 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved