Hacker Moskow Diculik AS, Rusia Marah Besar

Selasa, 08 Juli 2014 - 17:42 WIB
Hacker Moskow Diculik...
Hacker Moskow Diculik AS, Rusia Marah Besar
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Rusia pada Selasa (8/7/2014) menuduh Amerika Serikat (AS) telah melanggar perjanjian bilateral, setelah aparat keamanan AS menculik pria Rusia atas tuduhan sebagai hacker.

Pria Rusia dituduh melakukan kejahatan cyber dengan mencuri data kartu kredit. Rusia marah besar atas tindakan AS itu. Sebelumnya, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengkonfirmasi, bahwa Layanan Rahasia AS menangkap pria bernama Roman Valerevich Seleznev, 30, pada 5 Juli 2014. Dia ditangkap atas kejahatan yang dilakukan tahun 2009-2011.

Namun, Rusia menganggap itu penculikan. Media Rusia melaporkan, pria yang diculik diduga anak seorang anggota parlemen, Valery Seleznev.”Ini adalah kebohongan yang mengerikan dan tindakan provokatif.” Tulis kantor berita Itar-Tass mengutip pernyataan Selezney.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, pria itu diculik di sebuah bandara di Maladewa. ”Kami menganggap ini sebagai perilaku tidak ramah terbaru dari Washington,” bunyi pernyataan kementerian itu dalam situsnya.

“Ini bukan pertama kalinya pihak AS mengabaikan perjanjian bilateral. (AS) telah melangkah dengan apa yang disebut penculikan terhadap warga negara Rusia,” lanjut kementerian itu.

Roman Seleznev didakwa di negara bagian Washington pada Maret 2011 atas berbagai tuduhan termasuk penipuan bank, penyebab kerusakan komputer, dan mencuri informasi dari komputer yang dilindungi.

Kasus ini semakin memperuncing ketegangan AS dan Rusia, yang berkali-kali berseberangan dalam hal kebijakan luar negeri. Kedua negara adidaya itu setidaknya berseteru dalam krisis Suriah dan krisis Ukraina.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
13 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
43 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved