Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam, Diledek Rusia

Selasa, 08 Juli 2014 - 08:35 WIB
Kapal Perang AS Masuk...
Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam, Diledek Rusia
A A A
MOSKOW - Ketegangan di Laut Hitam semakin meningkat setelah kapal perang USS Vella Gulf milik Amerika Serikat (AS) memasuki kawasan itu. Kapal perang Vella Gulf kini bergabung dengan enam kapal perang milik sekutu NATO lainnya untuk bermanuver.

Sementara itu, Rusia yang sejak awal tidak suka dengan pengerahan kekuatan NATO di Eropa timur, mengolok-olok bergabungnya kapal perang AS di Laut Hitam. Ketegangan NATO dan Rusia di Laut Hitam dipicu oleh krisis Ukraina, di mana NATO mendukung Ukraina untuk melawan Rusia.

”Pada sekitar pukul 18.20 waktu setempat, (kapal) USS Vella Gulf melewati selat dan memasuki Laut Hitam,” kata seorang sumber di Staf Utama Angkatan Laut Rusia kepada Itar-Tass.”Jumlah kapal NATO di Laut Hitam telah demikian meningkat menjadi tujuh.”

Alasan bergabungnya kapal perang AS dengan kemampuan rudal penjelajahnya itu masuk Laut Hitam, lanjut sumber itu, untuk berpartisipasi dalam latihan perang besar-besaran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pejabat Angkatan Laut Rusia yang berbicara dalam kondisi anonim, mengaku tidak gentar dengan tujuh kapal perang NATO. Pejabat itu justru mengolok-olok bergabungnya kapal perang AS bersama NATO.”Ini seperti menempatkan kuda dan rusa ke keranjang yang sama,” ledek pejabat itu, seperti dikutip Russia Today, semalam (7/7/2014).

Kapal perang USS Vella Gulf memiliki panjang 173 meter dan mampu membawa sampai 400 awak kapal, yang mampu beroperasi tempur secara berkelanjutan. Kapal itu dilengkapi empat mesin turbin gas yang kuat, yang dapat menambah kecepatan lebih dari 30 knot.

Kapal itu juga dikenal dilengkapi berbagai senjata canggih seperti rudal jelajah Tomahawk, torpedo, sistem senjata Phalanx Close-in dan aneka senjata canggih lain.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
19 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved