Setelah AS, Giliran Inggris Perketat Keamanan Bandara
Kamis, 03 Juli 2014 - 20:03 WIB
Setelah AS, Giliran Inggris Perketat Keamanan Bandara
A
A
A
LONDON - Pemerintah Inggris memutuskan untuk mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) yang memperketat pengamanan di bandara mereka. Hal ini dilakukan guna mencegan anggota al Qaeda masuk ke negara mereka.
Melansir Al Arabiya, Kamis (3/7/2014), sebelumnya AS telah melakukan pengetatan keamanan di bandara. Langkah ini diambil setelah pemerintah AS mendengar kabar yang menyebutkan, bahwa al Qaeda di Suriah dan Yaman sedang mengembangkan bom yang bisa diselundupkan ke pesawat.
"Kami telah mengambil keputusan untuk melangkah lebih maju dengan memperketat bandara kami demi keselamatan para penumpang. Sebagian besar penumpang tidak akan mengalami gangguan yang signifikan," ungkap Kementerian Transportasi Inggris.
Seorang juru bicara Kementerian Transportasi Inggris menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang langkah-langkah keamanan atau mengatakan apakah peningkatan keamanan terkait dengan kekhawatiran AS.
AS sendiri sebelumnya menyatakan, langkah yang mereka ambil ini akan disosialiskan kepada beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah. ”Untuk meningkatkan keamanan, tindakan serupa akan dilaksanakan dalam beberapa hari berikutnya di bandara-bandara internasional di luar negeri yang melayani penerbangan langsung ke Amerika Serikat (AS),” bunyi pernyataan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Bandara Heathrow di Inggris adalah bandara tersibuk ketiga di dunia dan tersibuk di Eropa. Bandara ini melayani sekitar 190 ribu penumpang setiap harinya.
Melansir Al Arabiya, Kamis (3/7/2014), sebelumnya AS telah melakukan pengetatan keamanan di bandara. Langkah ini diambil setelah pemerintah AS mendengar kabar yang menyebutkan, bahwa al Qaeda di Suriah dan Yaman sedang mengembangkan bom yang bisa diselundupkan ke pesawat.
"Kami telah mengambil keputusan untuk melangkah lebih maju dengan memperketat bandara kami demi keselamatan para penumpang. Sebagian besar penumpang tidak akan mengalami gangguan yang signifikan," ungkap Kementerian Transportasi Inggris.
Seorang juru bicara Kementerian Transportasi Inggris menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang langkah-langkah keamanan atau mengatakan apakah peningkatan keamanan terkait dengan kekhawatiran AS.
AS sendiri sebelumnya menyatakan, langkah yang mereka ambil ini akan disosialiskan kepada beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah. ”Untuk meningkatkan keamanan, tindakan serupa akan dilaksanakan dalam beberapa hari berikutnya di bandara-bandara internasional di luar negeri yang melayani penerbangan langsung ke Amerika Serikat (AS),” bunyi pernyataan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Bandara Heathrow di Inggris adalah bandara tersibuk ketiga di dunia dan tersibuk di Eropa. Bandara ini melayani sekitar 190 ribu penumpang setiap harinya.
(esn)