Panama Bebaskan 3 Warga Korut Pengangkut Senjata Kuba

Sabtu, 28 Juni 2014 - 10:38 WIB
Panama Bebaskan 3 Warga...
Panama Bebaskan 3 Warga Korut Pengangkut Senjata Kuba
A A A
PANAMA - Hakim pengadilan di Panama telah memerintahkan pembebasan terhadap tiga warga Korea Utara (Korut) yang ditahan tahun lalu karena berusaha untuk mengangkut senjata Kuba. Mereka ditangkap saat kapal mereka melintasi Terusan Panama.

Kapal barang Korut, Chong Chon Gang dicegat Juli 2013 lalu. Di dalamnya ditemukkan 25 kontainer peralatan militer Kuba. Termasuk dua pesawat MiG-21 buatan Soviet, sistem pertahanan rudal dan kendaraan pengontrol keamanan.

Kapal dengan 35 awak itu ditangkap karena dianggap melakukan pelanggaran embargo senjata yang dijatuhkan PBB terhadap Korut.

Tak lama kemudian mereka dibebaskan, kecuali tiga perwira senior yang didakwa melakukan perdagangan senjata. Namun, hakim Carlos Villarreal, akhirnya juga membebaskan tiga perwira Korut itu, yakni Ri Yong Il, Hong Yong Hyon dan Kim Yong Gol.

“Insiden tersebut adalah pelanggaran internasional dan luar yurisdiksi Panama,” bunyi pernyataan pengadilan mengacu pada putusan hakim itu, seperti dikutip Reuters, Sabtu (28/6/2014).

Panama hanya berhak menjalankan perintah Dewan Keamanan PBB, bukan mengeluarkan putusan sendiri atas tuduhan perdagangan senjata yang melibatkan pihak negara lain.

“Selain itu, awak kapal tidak dapat bertanggung jawab karena mereka melaksanakan dan mematuhi perintah langsung dari (pemimpin) negara Korut,” lanjut pernyataan pengadilan.

Villarreal juga memerintahkan untuk mengembalikan lebih dari 200 ribu karung gula yang telah digunakan untuk menyembunyikan kargo senjata. Namun, khusus untuk senjata-senjata yang dista tidak akan dikembalikan karena kepemilikan secara sah belum dibuktikan.

Pengacara para terdakwa asal Korut, Julio Berrios memuji keberanian hakim Panama dengan membebaskan klien-kliennya. ”Hukum itu diterapkan dan hakim ini akan diingat atas keberaniannya membebaskan warga Korut meskipun ada tekanan internal dan eksternal,” katanya kepada AFP.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
56 menit yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
2 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
3 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
4 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
4 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved