Arena Adu Banteng Ini, Bakal Jadi Masjid Terbesar Ke-3 Sejagad
Rabu, 25 Juni 2014 - 14:38 WIB
Arena Adu Banteng Ini, Bakal Jadi Masjid Terbesar Ke-3 Sejagad
A
A
A
BARCELONA - Emir Qatar dikabarkan telah setuju menggelontorkan dana USD2,99 miliar atau sekitar Rp36 triliun untuk mengubah arena adu banteng terkenal di Barcelona, La Monumental, menjadi masjid terbesar di Eropa.
Masjid yang akan dibangun tahun 2020 itu, bahkan disebut-sebut akan menjadi masjid terbesar ketiga di dunia setelah masjid-masjid di Timur Tengah. Namun, rencana itu tergantung dari persetujuan dewan kota setempat di Spanyol.
Bangunan masjid yang direncanakan didirikan dengan menara sangat tinggi itu, juga akan dilengkapi dengan gedung pertemuan, pusat pengajian, perumahaan untuk 300 orang dan sebuah museum seni dan sejarah Islam.
Pihak pengelola, Balana Group di Barcelona telah menyetujui penjualan arena adu banteng termegah itu. Menurut Departemen Statistik dari Dewan Kota Barcelona, setidaknya 500 ribu Muslim tinggal di Barcelona pada tahun 2012. Namun, rumah ibadah bagi mereka dianggap belum representatif.
”Warga harus bangga bahwa umat Islam mengubah rasa sakit dari banteng menjadi pusat spiritual,” kata Mowafak Kanfach, pemilik Barcelona Arabic Book Shop, kepada laman 20 Minutos.
”Undang-undang mengatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk berdoa di tempat yang bermartabat, bukan dalam tempat komersial,” lanjut dia yang juga dilansir Russia Today, semalam (24/6/2014)
Rencana mengubah Bullring Monumental menjadi masjid bukan yang pertama kali. Pada tahun 2004, pemerintah kota melakukan negosiasi dengan Arab Saudi soal pembelian arena itu untuk dibangun masjid.
Namun rencana itu tidak berjalan mulus, karena Dewan Kota Barcelona lebih setuju arena itu dibangun pusat perbelanjaan, bukan masjid.
Masjid yang akan dibangun tahun 2020 itu, bahkan disebut-sebut akan menjadi masjid terbesar ketiga di dunia setelah masjid-masjid di Timur Tengah. Namun, rencana itu tergantung dari persetujuan dewan kota setempat di Spanyol.
Bangunan masjid yang direncanakan didirikan dengan menara sangat tinggi itu, juga akan dilengkapi dengan gedung pertemuan, pusat pengajian, perumahaan untuk 300 orang dan sebuah museum seni dan sejarah Islam.
Pihak pengelola, Balana Group di Barcelona telah menyetujui penjualan arena adu banteng termegah itu. Menurut Departemen Statistik dari Dewan Kota Barcelona, setidaknya 500 ribu Muslim tinggal di Barcelona pada tahun 2012. Namun, rumah ibadah bagi mereka dianggap belum representatif.
”Warga harus bangga bahwa umat Islam mengubah rasa sakit dari banteng menjadi pusat spiritual,” kata Mowafak Kanfach, pemilik Barcelona Arabic Book Shop, kepada laman 20 Minutos.
”Undang-undang mengatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk berdoa di tempat yang bermartabat, bukan dalam tempat komersial,” lanjut dia yang juga dilansir Russia Today, semalam (24/6/2014)
Rencana mengubah Bullring Monumental menjadi masjid bukan yang pertama kali. Pada tahun 2004, pemerintah kota melakukan negosiasi dengan Arab Saudi soal pembelian arena itu untuk dibangun masjid.
Namun rencana itu tidak berjalan mulus, karena Dewan Kota Barcelona lebih setuju arena itu dibangun pusat perbelanjaan, bukan masjid.
(mas)