Pengantin Anak di Iran di Ambang Eksekusi usai Bunuh Suami

Sabtu, 21 Juni 2014 - 09:58 WIB
Pengantin Anak di Iran...
Pengantin Anak di Iran di Ambang Eksekusi usai Bunuh Suami
A A A
TEHERAN - Jalan hidup yang memilukan bukan pilihan Juvenile Razieh Ebrahimi. Dia dipaksa menikah di usia 14 tahun, hamil di usia 15 tahun.

Si pengantin anak di Iran itu pada usia 17 tahun membunuh suaminya. Kini, di usia 21 tahun dia akan dieksekusi oleh aparat penegak hukum di Iran atas kasus itu.

Nasib Razieh yang di ambang eksekusi mati disampaikan kelompok hak asasi manusia internasional, Amnesty Internasional. Kelompok itu menyerukan pembatalan eksekusi dan meninjau ulang kasus Razieh, mengingat pembunuhan itu terjadi ketika Razieh masih di bawah umur.

Razieh lebih dikenal dengan julukan “Maryam”. ”Perintah hukuman mati Maryam telah dikirim ke Kantor Pelaksanaan Vonis, sehingga bisa dilakukan kapan saja,” bunyi pernyataan Amnesty.

Joe Stork, Wakil untuk Human Rights Watch di Timur Tengah dan Afrika Utara, juga menyerukan pembatalan eksekusi bagi Maryam.”Setiap kali seorang hakim Iran mengeluarkan vonis mati bagi pelaku anak seperti Ebrahimi, dia harus ingat bahwa dia terang-terangan melanggar tanggung jawab hukum untuk menegakkan keadilan secara adil dan merata,” kata Stork, kemarin (20/6/2014), seperti dikutip Al Arabiya.

”Pengadilan Iran harus membalikkan urutan eksekusi dari pengantin anak yang kehidupannya babak belur,” lanjut Stork dalam situs resmi Human Rights Watch, mengacu pada tindakan pemaksaan menjadi pengantin anak yang dialami Maryam.

Pihak berwenang Iran menangkap Maryam pada tahun 2010, setelah dia menembak dan membunuh suaminya yang berperilaku kasar ketika korban sedang tidur. Usai dibunuh, Maryam mengubur jasad korban di halaman belakang rumahnya.

Maryam kemudian dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan ditahan di sebuah penjara di Kota Ahvaz, Provinsi Khozistan. Human Right Watch menyerukan pengadilan Iran untuk meninjau ulang kasus Maryam, dengan alasan faktor umur saat pembunuhan terjadi.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
12 menit yang lalu
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
40 menit yang lalu
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
56 menit yang lalu
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
1 jam yang lalu
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
2 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved