Maliki: Saudi Dukung Teroris untuk Kacaukan Irak!

Rabu, 18 Juni 2014 - 08:31 WIB
Maliki: Saudi Dukung...
Maliki: Saudi Dukung Teroris untuk Kacaukan Irak!
A A A
BAGHDAD - Pemerintah Irak pimpinan Perdana Menteri Nuri al-Maliki menyalahkan Arab Saudi atas kekacauan di Irak yang dibuat para militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Maliki menuduah Saudi mendukung teroris yang berulah di negaranya.

“Kerajaan (Arab Saudi) memihak kepada terorisme,” bunyi pernyataan kantor Maliki. ”Kami sangat mengutuk sikap (Saudi) ini,” lanjut pernyataan itu.

”Kami terus menuntut (Arab Saudi) yang bertanggung jawab atas apa yang dilakukan kelompok-kelompok, karena mereka menerima dukungan dalam bentuk finansial dan moral,” imbuh pernyataan kantor Maliki, semalam (17/6/2014), seperti dikutip Al Arabiya.

Maliki tidak ragu lagi menyebut ISIS sebagai teroris. “Pemerintah Saudi harus bertanggung jawab atas kejahatan berbahaya yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris,” katanya. (Baca: Saudi: Isu Sektarian Faktor Utama Konflik Irak)

Tuduhan Maliki itu dikomentari sinis oleh ahli politik Arab Saudi, Jamal Khashoggi. ”Perdana Menteri Irak putus asa dan mencari cara untuk mengekspor krisis kepada dunia luar,” kritiknya. ”Maliki adalah orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Dia adalah orang yang mendorong orang-orang Sunni untuk merangkul militan Islam,” imbuh Khashoggi.

”ISIS tidak pernah menjadi pilihan bagi masyarakat Mosul dan Anbar, tetapi praktik Maliki yang eksklusif dan marjinal terhadap kekuatan politik Sunni yang moderat mendorong orang untuk bergabung dengan ekstremis.”

Tuduhan Maliki itu muncul setelah pihak Riyadh menyalahkan kebijakan pemerintah Irak yang marjinal dan sektarian.”Kebijakan marjinalisasi dan sektarianisme Maliki yang memicu kerusuhan di negara itu,” kata pihak Kerajaan Arab Saudi, dalam sebuah pernyataan.

“Kerusuhan tidak bisa terjadi jika bukan karena kebijakan sektarian dan eksklusif yang dilaksanakan di Irak selama beberapa tahun terakhir yang mengancam stabilitas dan kedaulatan,” lanjut pernyataan Saudi.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
55 menit yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
4 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
5 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved